Semarang – mediajateng.net

Reka adegan (Rekontruksi) Kasus pembunuhan pekerja bangunan di Kampung Munta,l Gang Durian II RT 02 RW 04, Mangunsar,i Gunungpati kota semarang haei ini Kamis (30/11) digelar . Pelaku Muhamad Yuda alias Bayu (18) warga asal Dusun Kayumas RT 1 RW 6 Kelurahan Menawan Kecamatan Klumbu Grobongan memperagakan 16 adegan dengan dikawal ketat oleh petugas unit Reskrim Polsek Gunungpati

Rekonstruksi ulang ini dipimoin langsung oleh Kapolsek Gunungpati AKP Budi Abadi yang disaksikan tim Kejaksaan Negeri Semarang. Selain pelaku, enam saksi yang merupakan pekerja bangunan juga turut hadir memperagakan reka ulang kasus pembunuhan yang terjadi pada Rabu (1/11) sekitar pukul 14.00.

IMG_20171130_144611

Walau dibawah rintik hujan, pelaku dengan tenang memperagakan 16 adegan mulai proses awal memotong bambu hingga melarikan diri ke tempat kos, setelah memukul korban bernama Jumarno alias Sangit, 27, warga Magag Ngadirejo Kabupaten Boyolali yang diperankan anggota Resmob Polsek Gunungpati.

Kapolsek Gunungpati, AKP Budi Abadi mengatakan rekontruksi digelar untuk melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) yang nantinya dikirim ke kejaksaan sambil menunggu P21 (Berkas Lengkap). Pada rekontruksi ini, ada 16 adegan dalam kasus pemukulan ini hingga menyebabkan korban meninggal dunia saat dilarikan ke rumah sakit.

“Ada 16 adegan. Motifnya ini, pelaku merasa sakit hati terhadap kata-kata yang diucapkan oleh korban. Padahal sebenarnya ini kata-kata yang diucapkan korban hanya bercanda,” ungkapnya saat dilokasi gelar rekonstruksi, Rabu (30/11).

Sebelumya diberitakan, seorang pekerja bangunan bernama Jumarno (27) warga Magag, Ngadirejo, Kabupaten Boyolali meregang nyawa setelah menjalani perawatan di rumah sakit Ungaran. Laki-laki ini tewas setelah kepalanya dihantam benda keras berupa linggis sesama rekan kerjanya bernama Yuda alias Bayu. (MJ-303)