Semarang – mediajateng.net

Kasus pembunuhan terhadap Dwi Astuti (28) warga Saptamarga III, Banyumanik Semarang yang terjadi pada 16 Agustus 2017 , direkontrunksi. Rekontruksi dilakukan di dua tempat masing masing di rumah kontrakan Erwin Yoga di Jalan Genuuk Krajan Rt 7/4, Tegalsari, Candisari dan di depan kampus STIKUBANK wilayah Pawiyatan Luhur, Bendan Ngisor, Kamis (7/9).

Rekontruksi yang dipimpin oleh oleh Wakapolsek Gajahmungkur AKP Suherman Kanit Reskrim Polsek Gajahmungkur AKP Lilik Purwoko ini memperagakan 18 adegan. 8 adegan di sekitar rumah kontrakan korban dan 10 adegan saat membuang mayat Dwi Astuti di kawasan
Bendan Ngisor.

IMG_20170907_104440

Kapoksek Gajahmungkur Kompol Ari Sigit mengatakan bahea rekontruksinini dilakukan guna melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebelum berkas lengkap atau P21. Ari mengatakan dalam adegan ke 4 setelah sebelumnya terjadi cekcok, Erwin Yoga menindih korban dan mencekiknya.

” Adegan ke 4 terjadi cekcok saat keduanya menonton tv, pelaku emosi langsung menindih korban dan mencekiknya. Setelah dipastikan tewas pelaku menunggu waktu yang tepat untuk membuang korban yang sudah dibungkus plastik hitam,” ungkap Ari

Sementara itu selama rekontruksi yang dijaga ketat oleh anggota Polsek Gajahmungkur, tersangka Erwin Yoga terlihat murung. Saat ditanya mediajateng.net Erwin mrnyatakan pernyesalanya.

” kalau ada kesempatan dan dipertemukan dengan keluarga korban saya akan meminta maaf ,” ungkap Erwin.

Dalam rekontruksi ini juga dihadiri oleh dua Jaksa masing masing Dadang dan Steven. Keberadaan Jaksa di Rekontruksi ini guna mekilhatbfakta dilapangan saat terjadinya pembunuhan tersebut. (MJ-303)