DEMAK, Mediajateng.net – Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar, mengajak masyarakat dan jajaran Polres Demak agar bijak menggunakan media sosial (medsos), menjelang pelaksanaan Pemilu 2019.

Kapolres berharap, masyarakat memanfaatkan medsos baik itu Facebook, Instragram dan Twiter untuk hal-hal yang positif.

“Mari sambut Pileg dan Pilpres ini dengan penuh kebahagiaan. Jangan jadikan ajang mencari musuh, menebar ujaran kebencian, terlebih menggunakan medsos untuk menyebarkan berita hoax dan politisasi sara,” kata AKBP Bahtiar, seusai melakukan kunjungan kerja ke Polsek Karangawen,
Rabu (23/1/2019).

Acara silaturahmi dan tatap muka dengan anggota Polsek Karangawen,tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat itu, dihadiri oleh pejabat utama Polres Demak dan Pengurus Bhayangkari Cabang Demak.

Saat ini , sambung Kapolres Bahtiar, Polres Demak telah membentuk tim patroli cyber antisipasi hoax, ujaran kebencian, dan lainnya.

“Akan ketahuan kalau ada pengguna atau pemilik akun medsos yang menyebarkan atau memposting hal-hal yang mengandung sara maupun ujaran kebencian, itu akan diproses secara hukum sesuai UU ITE,” tandasnya.

Lebih lanjut Kapolres Bahtiar juga mengingatkan kepada semua anggota Polres Demak tanpa terkecuali agar bersikap netral dan tidak terlibat dukung mendukung
salah satu pasangan calon.

“Hal itu dapat menimbulkan konflik, karena sudah jelas di atur dalam undang – undang bahwa Polri tidak ikut politik praktis,” ujarnya.

“Undang – undangnya jelas, jika dilanggar maka akan menjadikan konflik. Nah, kalau isteri anggota Polri, boleh boleh saja mengikuti Pemilu ini. Satu lagi,
sebagai contoh masyarakat, anggota Polri jangan sampai terlibat pelanggaran, contoh terlibat money politics,”pungkasnya.