Semarang,Mediajateng.net-Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono akan menindak tegas bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan Narkoba. Bahkan Pihaknya tidak segan untuk mempidanakan serta memecat atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Hal ini disampaikan Kapolda usai melakukan kordinasi persiapan launching Smile Police di loby Mapolda Jateng, Kamis (19/1) siang, menyikapi pemberitaan di media massa yang salam tiga hari ini adanya beberapa oknum anggota Polisi yang terlibat penyalahgunaan Narkoba.

Kasus terakhir adalah keterlibatan anggota Ditreskrimum Polda Jateng Briptu Yuda yang positif saat dilakukan tes urine saat hendak menjalani sidaamg disiplin

“Ini yang bersamgkutan masih kita peeiksa dan kembangkan. Saya udah perintahkan Direskrimum dan Propam untuk mengusut, apakah anggota tersebut terlibat sindikat itu, termasuk dua anggota polrestabes yang juga dinyatakan postif. Jika terbukti Ini bisa dipidanakan,” tegas Condro.

Saat disinggung apakah masih ada anggota lain terutama dari Polda Jateng, Condro mengatakan akan terus melakukan pengembangan.

“Saya belum dapat laporan lengkap, intinya saya perintahkan untuk terus dikembangkan dan diusut tuntas karena Narkoba ini khan permasalahan serius yang harus kita tuntaskan apalagi disitu ada anggota,” imbuhnya.

Sementara itu Kasubid Provos Bid Propam Polda Jateng AKBP Amingga menambahkan bahwa pihaknya hingga saat ini masih memproses dan mengembangkan termasuk ada beberapa anggota Polda yang diseret oleh Briptu Yuda terkair pesta narkoba sehari sebelum dilakukan sidang disiplin oleh Propam Polda Jateng nenerapa hari lalu.

“Masih kita telusuri sindikat dan jaringan itu. Tidak hanya dua anggota Polrestabes Semarang, tapi ada beberapa anggota dari Polda serta masyarakat umum. Untuk masyarakat umum pegembembangya kita serahkan ke Direkorat Resese Narkoba,” kata Amingga.

Lebih lanjut Amingga juga mengatakan dari data yang ada pada tahun 2016 lalu setidaknya ada kurang lebih 40 angoota di Polda Jateng yang terkena kasus penyalahgunaan Narkoba. Dalam kesempatan tersebut Amingga juga mengatakan bahwa Wakapolda Jateng Brigjen Firli sudah merekomendasikan 23 anggota se jajaran Polda Jateng untuk dilakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hornat.(PTDH).(MJ-303)

Comments are closed.