DEMAK, Mediajateng.net – Wiryadi Agung Raharjo (33), nama itu sudah tidak asing lagi bagi warga Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah,  Demak.

Mas Agung sapaan akrab suami Indriyati Hapsari ini, adalah salah satu dari 467 calon kepala desa yang mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Demak, pada 9 Oktober 2016 lalu.

Bukan tanpa alasan,  Alumni SMAN 1 Demak itu mengikuti pesta Demokrasi tingkat lokal.

Anak mantan Kepala Desa Karangsari dua periode, Hj. Sri Wahyuni ini ingin mengikuti jejak almarhum ibunya memimpin dan memajukan desanya yang secara geografis berada di jalur Pantura Demak. “Motivasi nyalon atas perintah almarhum ibu untuk melanjutkan perjuangan beliau mengabdi pada desa. Selain itu, saya juga prihatin Desa Karangsari semakin kehilangan wibawa dan karakternya, ” kata Agung, Rabu (12/10).

Niat tulus Agung yang juga pengurus Hipmi BPC Demak 2015-2018, untuk berbakti pada tanah kelahirannya itu, ternyata di restui oleh ibu pertiwi.

Mantan aktifis Partai Golkar itu, akhirnya  mampu memenangkan pertarungan politik dengan mengalahkan calon kepala desa lainnya, Suwaji.

Dari total 3517 pemilih,  lelaki yang hobi musik dan bola itu memperoleh 2011 suara atau sekitar 60 persen suara.

Meski pada saat pemungutan suara, hujan badai mengguyur bumi Karangsari,  mantan kontraktor yang sempat mengenyam pendidikan D3 Undip dan Unisulla itu enggan beranjak dari tempat duduk di panggung kehormatan yang disediakan oleh panitia.

Meskipun basah kuyup dan kedinginan, pria itu tetap tak bergeming dari tempat duduknya untuk menghormati warga desa yang masih setia menunggu proses jalannya Pilkades. “Alhamdulillah,  perjuangan kami tidak sia sia. Mohon doa dan dukungannya agar dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan bersih,” pungkasnya. (MJ-045)

 

Comments are closed.