GROBOGAN, Mediajateng.net – Jembatan vital di tiga dusun yang berada di desa Lajer, kecamatan Penawangan, kabupaten Grobogan sampai saat ini belum mendapat penanganan dari pihak terkait. Jembatan yang berada di atas Sungai Lanang ini rusak di sisi selatan akibat tiang penyangga yang posisinya sudah miring. Warga setempat berharap pihak terkait segera menangani rusaknya jembatan sepanjang 25 meter.

Sebagai informasi, jembatan ini dulunya dibangun atas swadaya masyarakat desa setempat. Dari jembatan ini, akses menuju ke tiga dusun dapat dilakukan masyarakat yakni dusun Beringin, dusun Gambar dan dusun Rau menuju jalan raya. Selain sebagau akses penghubung antardesa, jembatan ini merupakan jalur alternatif menuju ke wilayah kecamatan Karangrayung bagi kendaraan beroda empat.

“Memang ada jembatan gantung juga, tetapi cuma bisa dilintasi kendaraan roda dua. Tanpa ada jembatan ini, kendaraan roda empat harus memutar cukup jauh,” kata Ali, warga setempat, Senin (23/7).

Dari pantauan mediajateng.net di lapangan, patahnya badan jembatan diakibatkan tiang penyangga jembatan yang miring dan ambles. Sampai saat ini, kendaraan roda empat yang bermuatan masih bisa melintas. Namun muatannya dibatasi.

“Kalau truk besar gak boleh melintas jika muatan penuh. Muatannya harus dikurangi dulu kalau mau melintas,” jelas Ali.

Warga berharap, dinas terkait segera mengambil langkah perbaikan agar kerusakan jembatan tidak semakin parah.

“Kalau sampai jembatan ini roboh, maka warga yang sangat dirugikan. Kami minta pemerintah segera memperbaikinya,” harap Suprapto, warga lainnya. (Ag-Mj)