Jebakan Tikus Beraliran Listrik Kembali Memakan Korban

0
Petugas dari Polsek Penawangan bersama warga menunjukkan lokasi ditemukannya jasad Marjan (60) yang tewas tersengat jabakan tikus beraliran listrik.
Petugas dari Polsek Penawangan bersama warga menunjukkan lokasi ditemukannya jasad Marjan (60) yang tewas tersengat jabakan tikus beraliran listrik.

GROBOGAN, mediajateng.net – Sekali lagi, jebakan tikus beraliran listrik merenggut nyawa. Kali ini, Marjan (60), warga Dusun Paras, Desa Toko, Kecamatan Penawangan tewas tersengat listrik saat berada di sawahnya yang terletak di areal persawahan milik mereka di Desa Toko, Kecamatan Penawangan, Grobogan, Selasa (7/1).

Berdasarkan informasi, kejadian tersebut bermula pada hari Senin (6/1) sekira pukul 06.00 WIB, Saat Marjan berpamitan pada Saliyem (57) istrinya hendak pergi ke sawah. Namun, hingga pukul 18.00 WIB korban tak kunjung pulang ke rumahnya. Akhirnya, Suliyem meminta bantuan Judi Priyanto (32) dan Murmin (60) tetangganya untuk bersama-sama mencari keberadaan Marjan. Hingga larut malam, Marjan tidak ditemukan. Mereka memutuskan melanjutkan pencarian pada Selasa (7/1).

Sekitar pukul 06.00 WIB, Suliyem pergi ke sawah untuk mencari suaminya. Namun, ia terkejut saat melihat sesosok tubuh dalam posisi tengkurap berada di dalam sawah. Kemudian Suliyem berteriak minta tolong. Teriakan itu mengundang Judi dan Murmin mendekati sosok tubuh manusia tersebut.

Benar saja, tubuh manusia yang tertidur dalam posisi tengkurap adalah Marjan. Saat ditemukan, kondisinya sudah tidak bernyawa. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke aparat desa setempat. Laporan tersebut dilanjutkan ke Polsek Penawangan.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Penawangan AKP Saptono Widyo Hariyanto membenarkan adanya penemuan jasad laki-laki berusia 60 tahun di areal persawahan, di Dusun Paras, Desa Toko. Menurut AKP Sapto, korban meninggal karena tersetrum perangkap tikus beraliran listrik yang dipasang di areal sawah milik korban.

“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, kami dari Polsek Penawangan bersama tim medis Puskesmas II Penawangan dan Tim Inafis Polres Grobogan. Hasil pemeriksaan terhadap tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. Korban murni meninggal karena setruman arus listrik pada perangkap tikus tersebut,” ujar Kapolsek.

Sudah Diimbau

Sebelumnya, terkait pemasangan perangkap tikus beraliran listrik, Polsek Penawangan sudah pernah melakukan imbauan kepada masyarakat daerah binaannya. Hal tersebut dijelaskan langsung AKP Sapto. Menurutnya, pemasangan perangkap listrik dapat membahayakan diri maupun orang lain jika tidak berhati-hati.

“Kita sudah sering beri himbauan kepada warga masyarakat karena pemasangan perangkap listrik itu sangat berbahaya. Akan tetapi, kita tidak berani melarang karena belum ada payung hukumnya. Kita hanya mengimbau agar warga tidak lagi memasang perangkap listrik,” pungkas AKP Sapto. (Ag-MJ)