DEMAK, Mediajateng.net – Pihak kepolisian telah menyelidiki kematian mendadak Amal Ali S Orija (52) di Loby Hotel Amantis, Rabu (19/10).

Kapolres Demak, AKBP Heru Sutopo menjelaskan bahwa korban sengaja datang ke Indonesia bersama suaminya, dalam rangka mencari ahli pengobatan alternatif yang tinggal di Demak. “Jauh jauh meninggalkan negaranya karena korban hendak mengobati sakit patah tulang kaki kirinya yang tak kunjung sembuh,” jelas Kapolres.

“Ketika masih di Mekah, korban mendapat informasi bahwa orang Indonesia bisa mengobati patah tulang tanpa operasi. Mendengar informasi tersebut, korban bersama suaminya lantas datang ke Demak ini,” terangnya.

Kapolres juga menambahkan bahwa korban juga memiliki riwayat penyakit. “Selain menderita patah tulang, korban juga memiliki riwayat penyakit diabetis militus,” imbuhnya.

Amal Ali S Orija (52), wanita berkewarganegaraan Arab Saudi ditemukan meninggal dunia di Hotel Amantis, Desa Jogoloyo,  Kecamatan Wonosalam, Demak, Rabu (19/10) sore.

Korban yang menginap di kamar 109 tersebut, sekitar pukul 15.00 WIB sedang asyik bercengkerama bersama suaminya, Mohamad Zakaria Sabagh (56) di loby hotel. Pada saat asyik mengobrol itulah, tiba-tiba korban terjatuh dari tempat duduknya.

Mengetahui hal tersebut, suami korban memanggil karyawan hotel untuk membawa korban ke RSI NU Jogoloyo. Sesampainya dirumahsakit, tim dokter menyatakan korban telah meninggal. “Dari pemeriksaan medis atau visum oleh dokter RSI NU, tidak ditemukan adanya tanda tanda penganiayaan. Diduga korban meninggal dunia akibat penyakit yang di deritanya,” ungkap Kapolres Demak. AKBP Heru Sutopo.

Saat ini jenazah korban disimpan di ruang mayat RSUD Sunan Kalijaga Demak sambil menunggu proses pemulangan jenazah ke Mekah oleh pihak Kedutaan Arab Saudi di Jakarta. “Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Besar Arab Saudi.  Rencananya besok pagi (Kamis) pihak Kedubes Arab Saudi akan mengurus proses pemulangan ke Arab Saudi,” ucapnya. (MJ-045)

2 KOMENTAR

Comments are closed.