Semarang – mediajateng.net

Petugas Subdit 3 Jatanras Direktorat Resese Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng berhasik memmbekuk 7 perampok spesialis toko emas. Dari penangkapan tersebut otak pelaku yang kali terakhir merampok di toko emas Entung Sragen pada tanggak 29 Oktober silam terpaksa ditembak mati lantaran melawan saat dan hendak merebut senjata api dari petugas.

IMG_20171129_113630

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan ke enam pelaku ini masing masing S berperan sebagai penggambar Target Operasi, MN, NI, dan AW berperan sebagai Joki , YR dan JP berperan sebagai eksekutor dan NH alias Bledhek sebagai kapten/ketua eksekutor dan pemegang 3 senpi rakitan

” Kali pertama kita tangkap tiga orang di Java Mall , dua orang ditangkap di depan Polsek Tugu Semarang dan dua orang termasuk Bledhek ditangkap di deoan Mapolres Kendal saat menumpang truk ekspedisi sepeds motor,” ungkap Kapolda Jateng Condro Kirono Rabu (29/11) di halaman kantor Ditreskrimum Jalan Pahlawan.

IMG_20171129_113651

Condro menambahkan bahwa 7 pelaku ini setelah merampok di kabupaten Sragen, keenam tersangka ini melakukan aksinya di kota Indramayu Jawa Barat pada tanggal (26/11). Mereka ini diduga akan kembali beraksi dengan berkumoul terlebih dahulu di Java Mall Semarang.

” Saat ditangkap dalam tas Bledhek ditemukan 1.,250 gram Emas dan tiga pucuk senjata api rakitan yang merupakan hasil rampokan di Indramayu dan Sragen,”imbuh Condro.

Lanjut Condro, 7 tersangka yang sudah dua tahun melakukan aksi perampokan ini merupakan residivis dalam kasus yang sama. Sebelumya kawanan ini juga melakukan aksi di empat toko emas si wikllayah Jawa Timur. Selain menangkap pelaku, petugas Subdit 3 yang dipimpin oleh AKBP Nanang Haryono ini berhasil menyita 1,250 gram perhiasan emas hasil rampokan, 3 pucuk senpi beserta peluru berkakiber 9,5mm dan 3,5mm serta 4 buah sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahanatan. (MJ-303)