GROBOGAN, Mediajateng.net -Warga Dusun Kletak Desa Penganten Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan dihebohkan dengan penemuan mayat dalam kondisi mengambang di bendung Klambu. Minggu (4/7).

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Agus mengatakan, jasad berjenis kelamin laki-laki itu kali pertama ditemukan oleh Slamet Riyadi (46) dan Widodo (49). Keduanya merupakan kepala dan pegawai bendung Klambu.

“Saksi melihat sesuatu terapung dan tersangkut sampah di bendungan. Setelah dilihat ternyata ada orang meninggal di dalam dam sungai dalam keadaan terapung dan mengeluarkan bau tidak enak dan seperti membusuk,” kata AKP Agus, saat dikonfirmasi Mediajateng.net.

Sebelumnya, petugas kesulitan menemukan identitas korban. Namun, setelah kabar tentang penemuan mayat tersebut tersebar di media sosial, tiga orang yang mengaku sebagai keluarga korban mendatangi RSUD dr Soedjati Purwodadi.

Kedatangan ketiganya untuk mencocokan dengan ciri-ciri seorang anggota keluarganya yang sudah lama hilang. Benar saja, mayat laki-laki tersebut diketahui bernama Darno (79), warga Dusun Jambangan RT/RW 04/03 Desa Nglobar Kecamatan Purwodadi ini.

Menurut AKP Agus, penyebab meninggalnya korban diduga jatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus. Diperkirakan jasad sudah empat hari berada dalam air.

“Dari informasi dari pihak keluarga, korban sudah lama menderita gangguan jiwa. Korban meninggal diduga jatuh dan hanyut hingga sampai di bendungan tersebut dan tidak diketahui warga. Saat ditemukan dalam keadaan mengapung dan membusuk dan diperkirakan sudah empat hari baru diketahui,” katanya.

Ditambahkan Kasat Reskrim, jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (MJ-Ag)