SEMARANG, Mediajateng.net, – Partai politik di Kota Semarang sudah mulai melakukan persiapan meghadapi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Semarang (Pilwakot) 2020 mendatang. Seperti halnya yang dilakukan DPC Gerindra Kota Semarang, yang akan melakukan jejak pendapat pada Minggu (17/11) di Hotel Pandanaran.

Menurut Ketua DPC Gerindra Kota Semarang Joko Santoso, jejak pendapat ini sebagai bentuk pengamatan dan analisa serta langkah awal untuk menjaring calon figur yang layak diajukan menjadi calon walikota.

“Dan juga untuk komunikasi dengan masyarakat dan partai lain karena posisi Gerindra tidak bisa mengusung calon sendiri karena hanya memiliki enam kursi di DPRD. Harus menjalin koalisi,” jelasnya.

Hasil dari jejak pendapat itu kata Joko, nantinya akan disampaikan kepada DPD untuk selanjutnya diteruskan  ke DPP Partai Gerindra. Oleh karena itu, jejak pendapat perlu dilakukan agar ada masukan dari masyarakat tentang figur yang layak untuk diajukan pemimpin Kota Semarang kedepan.

“Teknisnya, kita akan undang 150 tokoh masyarakat di Kota Semarang. Mereka dari sejumlah elemen seperti politikus,ekonom, budayawan, praktisi olahraga, pemuda, tokoh agama, kalangan media serta menghadirkan empat narasumber,” jelasnya.

Empat narasumber tersebut yakni mantan Wakil Walikota Semarang, Mahfudz Ali, pengamat politik teguh Yuwono, tokoh pemuda dan olahraga, Arnaz Agung Andra asmara dan pengamat ekonomi, FX Sugiyanto. Acara ini dimoderatori akademisi Jawade Hafidz.

“Nanti ada juga segmen pemaparan dan evaluasi kinerja Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Harapannya dari paparan itu akan diketahui apa yang dibutuhkan Kota Semarang kedepannya,” tambahnya.

Lebih lanjut Joko Santoso menambahkan, pihaknya berharap hasil jejak pendapat itu bisa didapatkan kriteris calon pemimpin yang diinginkan masyarakat Kota Semarang. (ot/mj)