Tanamkan Rasa Cinta Lingkungan, Mahasiswa KKN USM Kenalkan Gerakan Masyarakan Sehat

SEMARANG-Tim mahasiswaa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Semarang (USM) menyelenggarakan pengenalan Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) di SD Negeri Sambiroto 03, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Kegiatan penanaman rasa cinta lingkungan dan membudayakan diri hidup sehat sejak dini terutama anak usia sekolah SD.

Saat ini tidak sedikit masyarakat masih belum peduli pada lingkungan dan menyebabkan wilayah kumuh serta kotor oleh sampah.

Padahal segala penyakit bisa saja di sebabkan oleh sampah dan sikap kurang peduli pada kebersihan.

“Kegiatan bertujuan mengedukasi anak-anak bahwa untuk menerapkan budaya hidup sehat, kita juga harus menanamkan rasa cinta lingkungan, baru saja kami membersihkan lingkungan sekolah bersama,” kata Rizal Ganang, mahasiswa Fakultas Teknik USM.

Agresis Adika Putra, mahasiswa KKN USM dari fakultas Hukum ini menguraikan tentang sosialisasi PERDA kota Semarang No.13 th 2006 tentang pengendalian lingkungan hidup, hal ini bertujuan agar anak anak paham mengenai pentingnya peduli pada lingkungan bahkan secara hukum.

Menelisik dari kegiatan pengenalan peduli lingkungan dan gerakan masyarakat bersih, ternyata terdapat sisipan program kerja yang bergerak bidang teknologi komputer guna untuk menarik perhatian dari anak anak SD Negeri Sambiroto 03.

“Selain menerapkan Gerakan Masyarakat Sehat dan PERDA kota Semarang, kami juga mengadakan pelatihan Komputer pembuatan animasi di Power Point, kegiatan ini juga bertujuan untuk menarik perhatian anak anak agar mau mengikuti kegiatan pelatihan yang kami selenggarakan,” Tambah Uli Bekti, mahasiswa KKN USM Fakultas Teknik Informatika.

Pada kesempatan ini, mahasiswa KKN USM sudah melakukan tiga program kerja sekaligus yang merupakan satu rangkaian kegiatan dari Tim KKN PPM USM di Kelurahan Sambiroto. Kegiatan ini juga mendukung pemanfaatan sumber daya masyarakat dalam bidang lingkungan dan juga teknologi.

Sadar Bencana

Sebelumnya mahasiswa KKN USM juga mengedukasi siswa SD dengan kegiatan sadar bencana karena Semarang merupakan daerah yang rawan bencana sehingga perlu sosialisasi untuk masyarakat agar tidak banyak korban saat bencana terjadi.

Menurut Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Sambiroto bahwa bencana selalu datang secara mendadak tanpa ada persiapan sehingga masyarakat harus bisa menyelematkan diri denganbaik.

“Masyarakat harus tahu bagaimana menyelamatkan diri dari bencana alam yang mendadak seperti gempa bumi, tsunami, banjir, sehingga bisa meminimalisir korban,” ungkap Saiful Hadi.

“Sosialisasi diharapkan siswa dan masyarakat tidak panik ketika menghadapi bencana. Dengan begitu bisa menyelamatkan diri,” tambahnya.mj070