Jaga Ketahanan Pangan, Marimas Ajak Masyarakat Tanam Singkong

0

Semarang, Mediajateng.net, – PT Marimas Putera Kencana mengajak warga masyarakat untuk meningkatkan produksi pangan mandiri dengan cara menanam. Hal ini perlu dilakukan guna menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.

Seperti yang dilakukan Direktur Utama PT Marimas Putera Kencana, Harjanto Halim bersama dengan seorang aktivis sosial, Ester Jusuf, membagikan sebanyak 60.000 bibit singkong dalam bentuk batangan ukuran 30 cm, dibagikan gratis ke seluruh pelosok wilayah Jateng.

Secara simbolis dibagikan pula bibit singkong tersebut kepada beberapa perwakilan seperti komunitas, sahabat difabel, sekolah, universitas, pondok pesantren, MUI, gereja, dan lainnya, di kantor PT Marimas Putera Kencana, Kawasan Industri Candi Gatot Subroto, Semarang, Sabtu (9/5/2020).

Menurut Harjanto Halim, ditengah pandemi Covid-19, ketahanan pangan harus bisa dimulai dari rumah sendiri. Dengan cara memberdayakan lahan kosong hingga lahan yang lebih luas.

“Jadi bisa menyiapkan cadangan pangan, lumbung pangan di rumah sendiri,” kata Harjanto Halim kepada mediajateng.

Harjanto menjelaskan, bibit yang dibagikan merupakan jenis singkong mentega. Dengan masa tanam sampai panen sekitar 5 sampai 6 bulan. Mampu menghasilkan 8 sampai 10 kilogram singkong per pohon.

“Silakan nanti ditanam, bisa di halaman, kebun, atau lahan kosong di sekitar rumah. Saya harap saat warga sudah menanam dan panen, maka bibit singkong bisa dibagikan sehingga setiap orang bisa mulai menanam,” katanya.

Tidak sekedar memotivasi, Harjanto Halim turut berpartisipasi dalam memberdayakan pekarangan rumah dan lahan yang ada dengan berbagai tanaman, antara lain murbei, jambu biji, bunga kecombrang dan lain-lain.

“Jangan berhenti menanam singkong saja, bisa tanam empon-empon, cabai. Kalau makan buah-buahan jangan buang bijinya, bisa ditanam di pot atau tanah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu pihak PT Marimas Putera Kencana juga memberikan edukasi terkait bagaimana cara menanam singkong di halaman rumah serta tips agar tumbuh baik.

Willy Leo, salah satu penerima bibit singkong dari komunitas Gerakan Makan Tanpa Nasi (Gentanasi) mengapresiasi dan menyambut baik adanya program “Mari Menanam Singkong, Jadikan Kebunmu Lumbung Pangamu” tersebut.

Menurut dia, bahwa gerakan ini dibutuhkan oleh negeri ini dalam rangka untuk menjaga ketahanan pangan. Dimana budidaya singkong akan menyediakan suplai bahan makanan pokok alternatif selain beras (nasi).

“Beberapa waktu lalu, beras sempat menjadi bahan impor negeri ini karena pertumbuhan kuantitas petani dan lahan pertanian tidak bisa mengimbangi pertumbuhan penduduk sehingga harus diperhatikan secara serius,” kata Willy. (ot/mj)