Isak Tangis Mewarnai Kedatangan Jenazah Riski Rahmat

0
1092

Semarang-mediajateng.net

Tangis Mutiah tak terbendung, begitu mobil Ambulan pembawa Jenazah Riski Rahmat (22), Warga Kerapu II, Kelurahan Kuningan, Semarang Utara, terdugga teoris yang tewas dalam baku tembak di kebun tebu Desa Suwalan, Kec Jenu Kabupaten Tuban Sabtu (8/4) tiba di rumah duka.

Jenasah Riski yang dibawa dari RS Bhayangakara Surabaya lepas Maghrib, tiba di rumah duka pada Rabu (12/4) pukul 00.25 dan langsung disemayamkan tidak kurang dari 15 menit. Mutiah hanya bisa menangis di depan peti Jenasah meratapi anak lelakinya yang tewas ditangan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri

” itu tadi disemayankan sebentar karena permintaan ibunya yang ingin melihat dan mencium jenazah anaknya untuk kali terakhir. Ini langsung dimakamkan karena sesuai kesepakatan dengan warga,” ungkap Kapolrestabes Semarang Abioso Seno Aji

Sementara kepala Kelurahan Kuningan Joko Darmono menambahkan bahwa sebenarnya ibunda Riski Rahnat meminta untuk jenasah anaknya bisa disemayamkan hingga siang. Nanun demi kepentingan keamanan dan menjaga hal-hak yang kurang baik akhirnya jenasah Riski Rahmat pada pukul 00.45 langsung dimakamkan

“ini dimakamkan di TPU Bom Lama Kali Asin. Disamping untuk keamanan Jenasah Riski sudah hampir 5 hari berada di Surabaya. Lebih cepat lebih baik,” ungkap Joko.

Joko berharap ini merupakan kejadian pertama dan terakhir yang menimpa warganya. Dirinya menghimbau kepada semua masyarakat di wilayahnya untuk mewaspadai gerakan radikal. (MJ-303