SEMARANG, Mediajateng.net – Perkembangan modifikasi mobil memang tak ada habisnya. Perubahan mendasar pada mobil yang biasa dilakukan adalah mengubah velg standar dengan gaya modifikasi yang berkiblat dari negara Jepang dan Eropa yakni Stance Lover, Chamber, Retro, hingga Hella Flush.
Baru- baru ini perkembangan velg pun kembali mengalami perubahan. Trend velg bagi mobil kesayangan kini makin lebih berwarna dengan warna-warna yang ngejreng dan lebih eye cathcing atau yang disebut rally style.
Dengan warna-warna menyala seperti pink, ungu, hijau muda, biru, gold, putih, merah, pasti akan membuat tampilan mobil lebih berwarna dan menjadi pusat perhatian ketika berkendara. Velg warna yang ngejreng ini pun kembali dibedakan jenisnya dari original dan replika, yang tentunya punya keunggulan masing-masing. “Segmentasinya anak muda dan eksekutif muda. Kebanyakan konsumen nyari yang original, walaupun harganya mahal namun keamanan dan kenyamanan dalam berkendara tetap terjaga. Velg pun lebih awet dan tahan terhadap benturan atau ketika terbentur lubang di jalan, soalnya kalau reprlika pasti gampang pecah,” kata Onwer rumah modifikasi Anugerah band Jalan Fatmawati Raya no 185 Semarang, Bayu Sucianto.
Jika modifikasi ini banyak diminiati pencinta modifikasi di Semarang kerena bisa membuat tampilan mobil trendi, apalagi velg jenis ini akan membuat mobil terkesan lebih sporty, dan bergaya racing . Modifikasi velg jenis ini sendiri bisa menggeser trend velg retro yang sangat diminati ditahun lalu. Produsen velg ini sendiri berasal dari Jepang, Itali hingga Jerman, dengan merek kenamaan seperti enkei,Sparco,OZ, hingga BBS. “ Modifikasinya lebih simple, hanya mengganti velg standar dengan warna yang berbeda dan bentuk velg yang beda seperti palang, mono block dan jari-jari. Ukuran yang digunakan pun bisa ukuran standart bahkan dengan ukuran yang lebih besar,” ungkapnya.
Velg dengan warna ngejreng ini atau velg rally style, lebih cocok digunkana untuk mobil jenis sedan ataupun city car. Namun tak jarang, mobil jenis SUV atau MPV pun ikut menggunakan dengan diameter yang lebih besar. “Harga untuk velg orginalnya mulai dari Rp 15 – 50 jutaan,” bebernya.
Dirinya mambahkan bagi para modifikator harus tetap mengedepankan kenyamanan dalam berkendara dengan menyesuaikan ukuran mobil dengan ukran velg dan ban. “Minimal naik 2 tingkat dari velg standar, kenyamanan mobil masih sama dengan velg asli. Tapi kalau sudah naik 3 tingkat atau lebih, bisa membuat suspensi terasa lebih keras dan mempengaruhi akselerasi,” pesannya.(069)

2 KOMENTAR

Comments are closed.