DEMAK, Mediajateng.net – Pucuk pimpinan di Polres Demak berganti. Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo digantikan dengan Kapolres Demak yang baru, AKBP Arief Bahtiar.

AKBP Maesa harus meninggalkan Demak dan menuju ke tempat tugas baru sebagai Wadir Lantas Polda Banten, setelah menjalani tugas pengabdian sebagai kapolres di Kota Wali ini.

Sederet kenangan dan segudang prestasi turut mengikuti kepergian Maesa. Selama menjabat, kapolres penyuka bola yang dikenal dekat dengan ulama itu , telah banyak memberikan inovasi dan program yang membuat institusi Polri semakin dekat dengan rakyat.

“Keberhasilan yang kita raih selama ini berkat kerjasama dan sinergitas yang cukup baik seluruh jajaran Polri di Demak, termasuk dengan jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan elemen masyarakat lainnya. Usaha dan kinerja yang saudara tunjukkan selama ini, telah meningkatkan prestasi yang patut kita banggakan,” kata Maesa saat acara pisah sambut, Kamis (6/12/2018)

Acara yang berlangsung di Pendopo Parama Satwika Mapolres Demak itu, dihadiri oleh Dandim 0716 Demak , Abi Kusnianto, Bupati Demak , M Natsir, Sekda Demak Singgih Setyono, Ketua DPRD Demak Nurul Muttaqien, Wakil Ketua DPRD Demak Fahrudin Bisri Slamet dan Muntohar serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Suasana pisah sambut itu berlangsung haru, terlebih saat AKBP Maesa beserta istri di lepas dengan penghormatan tradisi pedang pora. Kapolres Demak yang baru AKBP Arief Bahtiar, bersama sejumlah perwira dan anggota Polres Demak ikut mengantar kepergian AKBP Maesa hingga di depan pintu gerbang Mapolres Demak. Sebagian besar jajaran Polres Demak menitikan air mata ketika Kapolres lama itu berpamitan.

Selama AKBP Maesa menjabat Kapolres Demak, dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat di wilayah hukum Demak berjalan dengan baik.

“Saya pamit , mohon maaf jika ada kesalahan yang saya lakukan selama lebih kurang satu tahun ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Arief Bahtiar berharap seluruh jajaran Polres Demak , Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh elemen masyarakat bisa menerima kehadirannya selama bertugas di Demak.

AKBP Arief berjanji akan meneruskan dan meningkatkan program yang telah dirintis oleh kapolres sebelumnya. Kedepannya , perwira lulusan Akpol Tahun 1998 itu telah menyiapkan progam unggulan ‘Bersahaja’ yakni berintegritas, solid, humanis, akuntabel, dan kerjasama.

“Keberhasilan dan prestasi yang sudah diraih pak Maesa, merupakan tantangan bagi saya untuk mempertahankan dan meningkatkannya. Dalam pelaksanaan tugas kepolisian harus selalu berintegrasi, solid, humanis, dan bekerja sama agar tercapai keberhasilan,” katanya