SEMARANG, Mediajateng,net – Untuk mengantisipasi ledakan pemudik pada Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriyah yang jatuh beriringan dengan libur reguler (10 – 12 September 2016), Pemerintah provinsi Jawa Tengah sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas.
Diungkapkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo bahwa persiapan mudik Idul Adha kali ini melibatkan banyak pihak. “Semua dipersiapkan, mulai pengalihan jalur alternatif, petugas Satpol PP, polisi, tenaga kesehatan, patroli sepeda motor, logistik bahan bakar, termasuk heli dari SAR, Penerbad, dan dari PMI serta Dinkes,” kata Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP dalam rakor persiapan Idul Adha 2016 di ruang rapat gedung A lantai II Kantor Gubernur, kemarin.
Gubernur berharap pola antisipasi kemacetan arus lalu lintas pada Hari Raya Idul Adha tahun ini bisa dijadikan gambaran untuk untuk menghadapi libur Natal-Tahun Baru 2016 dan puncaknya akan diterapkan sepenuhnya pada Lebaran 2017 mendatang.
Semntara itu, Kepala Dishubkominfo Ir Satrio Hidayat dalam rakor tersebut mengatakan, sesuai arahan Menteri Perhubungan dalam rapat di Jakarta beberapa waktu lalu, beberapa hal seperti manajemen operasional lalu lintas dilakukan oleh kepolisian. Pengendalian arus lalu lintas dari Jakarta di ruas jalan tol dilakukan mulai Cikarang sampai dengan Brebes. “Pengendalian lokasi tempat memutar kendaraan (U turn) di jalan arteri diawasi oleh Dishub dan pelarangan operasional angkutan barang lebih dari 2 sumbu pada 9-12 September sesuai surat keputusan dari dirjen perhubungan,” katanya.
Beberapa antisipasi yang telah dilakukan Dinas Perhubungan selain pengalihan arus jalan alternatif adalah penempatan personel di daerah rawan macet, perlintasan KA, hingga jalan arteri. Lalu pengaturan waktu siklus alat pemberi isyarat lalu lintas, pengaturan antrean masuk SPBU, pelayanan BBM mobile, hingga pengawasan operasional angkutan barang dan layanan kesehatan 24 jam. Sedangkan untuk meningkatkan koordinasi pantauan lapangan terpadu, pihak Dishub juga sudah membuka sejumlah posko-posko mobile terpadu yang berada di beberapa titik, seperti di Pejagan – Klonengan, Ketanggungan – Slawi, Kaligangsa – Simpang Maya, Pemalang – Randudongkal, dan Pemalang – Wiradesa. “Kami juga sudah menyiapkan nomor hotline call/WA/SMS centre 08112790123 dan sudah aktif terhitung mulai hari ini. Untuk sosialisasinya nanti melalui SMS broadcast dan media cetak serta elektronik,” katanya. (MJ-017/PG)

1 KOMENTAR

  1. I am extremely impressed with your writing skills and also with the layout on your blog.
    Is this a paid theme or did you modify it yourself? Anyway keep up the excellent quality writing, it’s rare to see a great blog like this one nowadays.

Comments are closed.