SEMARANG, Mediajateng.net – Calon gubernur Jawa Tengah, Sudirman Said memberi perhatian serius terhadap kemiskinan. Dirinya berhasrat melakukan pembangunan guna mencapai kebahagiaan di Jawa Tengah.

Ali Khamdi, Ketua Tim Pemenangan Merah Putih menjelaskan, bukan sekadar omong kosong, dengan niatan tersebut, dipilihkan tagline “Mbangun Jateng, Mukti Bareng” untuk pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said dan Ida Fauziyah, yang dalam bahasa Indonesia bermaksud, membangun Jateng, bahagia bareng.

“Mukti Bareng merupakan wujud Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia di Jawa Tengah yang memang semestinya dirasakan seluruh warga, bukan sebagian kecil warga,” demikian dijelaskan Ali Khamdi Ketua Tim Pemenangan Merah Putih, Kamis (18/1), di Markas Pemenangan, Jalan Pamularsih No. 95, Semarang.

Mukti, dalam bahasa Jawa merupakan capaian kebahagiaan tertinggi. Bukan sekadar karena tercukupinya kebutuhan material, namun juga kebutuhan immaterial.

Ali mengatakan hal tersebut menjadi penting karena jika melihat kondisi Jateng saat ini angka kemiskinan dan ketimpangan sosial masing sangat tinggi.

“Data terbaru Jateng ini ada 4,20 juta orang miskin atau sekitar 12,23 persen, sedangkan angka gini rasio pada angka 0,365. Padahal semua syarat untuk mencapai kesejahteraan warga semua ada di Jawa Tengah, secara geografis maupun SDM,” jelas Ali.

Untuk itulah, lanjut Ali, Pak Dirman dan Ida memberikan perhatian serius terhadap masalah kemiskinan di Jawa Tengah.

“Ada banyak sekali problem-problem dasar warga Jateng yang masih belum selesai, mulai dari kesehatan, pendidikan dan lapangan kerja. Ketimpangan antar daerah juga harus terus dikurangi,” jelas Ali.

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Idonesia juga merupakan tujuan bernegara kita yang termaktub di Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 Republik Indonesia.

“Itu merupakan amanah bagi pemimpin pemerintahan, karena ini konteksnya di Jateng, maka keadilan sosial bagi warga Jateng,” tandas Ali.