Semarang,Mediajateng.net-Dengan masih menahan sakit di tangan kirinya akibat ditabrak kawanan begal, anggota Detasemen Markas (Denma) Polda Jateng, Brigadir Teguh Prasetyo bersama Bripka Thyo menjalani pemeriksaan  di unit idik 1 Reserse Umum (Resum) Satreskrim Polrestabes Semarang, Minggu (11/9).

Usai pemeriksaan, keduanya berkesempatan menceritakan peristiwa penembakan dua begal di Jalan Veteran atau tepat disamping pos penjagaan belakang.

Saat mendengar keributan Brigadir Teguh Prasetyo dan Bripka Thyo mendatangi TKP pembegalan. “Saat itu saya dan Bripka Thyo  tidak membawa senjata.Ada sepeda motor milik pelaku pembegalan tertinggal. Ternyata disitu juga ada korban,langsung saya amankan di Pos belakang, selanjutnya saya ambil senjata V2 di dalam Pos dan berinisiatif menyisir dengan naik motor bersama korban”ungkap Teguh.

Belum sempat naik motor, tiba tiba ada warga sekitar yang mengenal ciri begal yang merampas telpon genggam milik korban dan meneriaki begal. Saat itu korban mengkonfirmasi kalau yg diteriaki warga adalah yang membegalnya.

Dibantu warga dan security hotel all stay, para begal ini dihadang, namun para begal ini tak tidak mau berhenti . Melihat hal itu Brigadir Teguh Prasetyo dan Bripka Thyo langsung bertindak.

” Saya  dan bripka Thyo menghadang begal ditengah jalan sambil membawa senjata, Ketika kami perintahkan untuk berhenti mereka malah menabrak kami, sehingga sama sama jatuh, tiga orang begal lari ke arah jalan pahlawan, bripka thyo lepaskan tembakan peringatan tetapi mereka tidak menyerah dan terus lari, takut semakin menjauh saya pun mengejar pelaku dan dari jarak 5 meter saya teriaki berhenti tetap lari,  langsung saya tembak, ” papar Teguh.

Kedua pelaku pun tertembak oleh senapan serbu V2, kaliber 9 mm,Ilham  warga plamongansari, semarang ini tertembak di perut sebelah kiri menyerempet pinggang, sedang  Muhamad Rafinda alias bony warga, Lodan Semarang Utara , tertembus peluru pada paha sebelah kiri, adapun andika dlangsung mengangkat tangan saat kedua rekanya terkapar.

Selanjutnya ketiga pelaku langsung dibawa ke Pos penjagaan depan, dua pelaku yang ditembak dilarikan ke RS Bhayangkara Semarang. Sedang Andika dibawa oleh unit Resese Umum (Resum), Satreskrim Preatabes Semarang (MJ-303)

Comments are closed.