SEMARANG, Mediajateng.net – Ajang pameran yang diikuti pengusaha muda di komplek wisata Wonderia, Sabtu dan Minggu (1-2/10) menjadi alat promosi bagi pelaku usaha muda Semarang.

Tidak saja bidang usaha distro, namun kreatifitas kalangan muda juga mencatatkan kerajinan dari kayu dan daun kering juga mampu diubah menjadi buah tangan bernilai tinggi. “Tidak saja menjadi penyalur untuk memperkenalkan hasil kreasi anak muda Semarang, namun kegiatan ini juga menjadi pertemuan antara produsen dengan pelaku usaha,” ungkap Gurun Risatmoko, saat mendatangi salahsatu stand.
Bahkan, tidak saja menjadi jembatan namun diharakan ke depan saat bertanding ke luar kota bisa memanfaatkan produk lokal sebagai identitas. “Jika digunakan untuk identitas atlet ketika bermain juga sangat baik,” ungkap Gurun didampingi Kepala Bidang Kepemudaan Tri Waluyo.
Ananto, salahsatu pengunjung terkejut adanya produk khas semarang yang dihasilkan oleh pemuda. “Ada daun dibersihkan lapirasnya dan diubah jadi gambar siluet yang indah, ada jam dinding dari kayu. Bahkan ada produk hiasan meja dari serpihan kayu,” ungkapnya.
Tidak saja unik, namun pemanfaatan limbah kayu sebagai hiasan menunjukan oleh-oleh khas semarang tidak saja kuliner namun juga produk-produk handycraft. “Malah ada jam tangan dengan material kayu. Elegan, unik dan cocok untuk bergaya. Jika harga relatif setara dengan nilai barang,” imbuhnya. (MJ-070)

Comments are closed.