DEMAK, Mediajateng.net – Selama masa kampanye Pemilu 2019 yang dimulai Bulan September – Desember 2018, Bawaslu Kabupaten Demak mencatat ada sebanyak 54 kegiatan kampanye.

Dari jumlah itu, ditemukan adanya lima pelanggaran kampanye, diantaranya pelibatan anak di bawah umur sebayak 3 kasus, penggunaan mobil dinas (fasilitas negara) satu kasus dan pelibatan perangkat desa sebanyak 2 kasus.

“Kami juga temukan dugaan kampanye di tempat ibadah oleh Caleg DPR RI dari Partai Nasdem yang di lakukan di Mranggen dan Demak,” kata Khoirul Saleh, Ketua Bawaslu Demak, didampingi Komisioner Bawaslu Demak, Ulin Demak dan Lispiatun saat Konferensi Pers Akhir Tahun 2018 terkait Pengawasan dan Penindakan Pelanggaran Pemilu 2019, di Kantor Bawaslu Demak , Rabu (2/1/2019).

Kegiatan kampanye di Kota Wali oleh partai politik peserta pemilu, caleg , capres maupun calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu, digelar baik secara tertutup, pertemuan terbatas maupun tatap muka.

“Kegiatan kampanye di Demak relatif tertutup, namun tetap ada pemberitauan ke kami (Bawaslu Demak ) dan kepolisian yang nantinya mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) kampanye,” ujar Khoirul.

Khoirul menambahkan, selama kurun waktu masa kampanye itu, pertemuan terbatas digelar sebanyak 30 kali , kegiatan tatap muka sekali dan kegiatan lain sebanyak 23 kali.

“Kegiatan lain itu diperbolehkan, asalkan tidak melanggar aturan kampanye, misalnya ngopi bareng, kunjungan ke pasar, lomba dan sebagainya,” kata Dia.

Sementara itu, terkait kepengawasan pemilih maupun logistik Pemilu 2019, semua hasil temuan Bawaslu Demak telah direkomendasikan ke KPU Demak untuk ditindaklanjuti.

“Secara umum,logistik Pemilu 2019, tidak ada masalah, hanya saja masih ada kekurangan 27 kotak suara. Insya Allah itu bisa segera diatasi oleh KPU Demak,” ucapnya.

“Kalau Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan tahap 2 ( DPTHP 2 ), pada prinsipnya bagaimana Bawaslu Demak menjaga agar hak pilih warga itu tidak hilang. Kami masih tetap melakukan pengawasan meskipun sudah dilakukan penyempurnaan DPTHP 2,” tutupnya.