SEMARANG, Mediajateng.net – Tingginya jumlah kecelakaan lalu lintas di Jawa Tengah pada tahun 2016 ini menjadi fokus utama Pelaksanaan Operasi Zebra Candi mulai ganggal 16 hingga 29 November 2016 ini.

Menurut Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menyampaikan, jumlah laka lantas hingga bulan Oktober 2016 ini sudah mencapai angka 16 ribu, ada kenaikan 1.000 kasus dari tahun 2015 yang mencapai 15 ribu.

Untuk itu,  Mantan Kakorlantas Mabes Polri ini menekankan dalam pelaksanaan Ops Zebra Candi 2016 ini petugas di lapangan untuk menindak tegas kepada para pengendara kendaraan bermotor yang berperilaku menyebabkan kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

“Kita akan fokus pada perilaku pengguna jalan yang ugal-ugalan atau tidak tertib, menerobos lampu merah dan melawan arus. Sangsi tegasnya berupa tilang, jika suratnya tidak lengkap kendaraan bisa ditahan,” ungkap Condro Kirono usai memipin gelar pasukan ops Zebra Candi 2016 di lapangan upacara Mapolda Jateng Rabu (16/11).

Sangsi tegas itu dilakukan lantaran saat pelaksanaan ops zebra candi tahun 2015 lalu angka laka lantas yang menyebabkan fatalitas atau meninggal dunia di Jawa Tengah mencapai 11 orang, atau naik 175% dari tahun 2014 yang berjumlah 4 orang.

“Karena kegiatan ini hanya berlangsung 14 hari saya minta untuk efektif sasaran dan fokus pada pelanggar yang menyebabkan laka lantas,” imbuh Condro.

Dalam ops Zebra Candi 2016 ini pihak Kepolisiaan juga menggandeng instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP.

“Diharapkan kegiatan ini bisa berlangsung efektif dan sebagai langkah Cipta Kondisi menjelang Natal 2016 dan Tahun Baru 2017,” terang dia. (MJ -303)

1 KOMENTAR

Comments are closed.