Semarang,Mediajateng.net-Pegawai kejaksaan Negeri Semarang, melapor ke Sentra Pelayanan Terpadu (SKPT) Polrestabes Semarang, Senin (16/1) lantaran telah tertipu uang tidak kurang Rp 400 juta. Modus yang dilakukan pelaku ini dengan mengiming-imingi menjadi pegawai negeri sipil.

Korban diketahui bernama Hardi (53) Warga Lebdosari, Semarang Barat, terpaksa melapor ke Polisi lantaran apa yang dijanjikan oleh Endang, warga Fatmawati dengan memasukan dua anaknya menjadi PNS melalui jalur belakang padahal uang tersebut sudah diserahkan secara bertahap pada akhir Desember 2013 hingga Mei 2014.

“Saya ketemu seseorang mengaku anggota polisi berpangkat Kompol dan ditemukan dengan Endang. Dua anak saya dijanjikan masuk di kantor Imigrasi dan Beacukai. Namun janji itu hingga sekarang tidak terealisasikan,” ungkap Hardi saat dimintai keterangan di Mapolrestabes.

Dalam laporanya hardi juga menyerahkan barang bukti berupa Surat Keputusan (SK) CPNS yang diduga palsu yang berasal dari dua instansi tersebut lengkap dengan jabatanya. Sebenarnya Hardi sebelum melapor sudah berusaha untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Namun Endang selalu menghindar hingga akhirnya Hardi memilih menempuh jalur hukum.(MJ-303)

Comments are closed.