sejumlah siswa Tarikan tari tradisional di Candi Joglo. Foto : Agung Tri

GROBOGAN, Mediajateng.net – Ratusan orang yang berada di sekitar Candi Joglo Purwodadi berdiri serentak saat mendengar suara iringan gamelan khas Bali. Mereka mencoba mendekati sumber suara tersebut.

Semakin dekat, muncul sosok monyet berkeliaran di pelataran tempat wisata yang berlokasi di Desa Krangganharjo tersebut. Sang monyet berpindah tempat dengan melompat ke sana kemari membangkitkan antusiasme masyarakat setempat. Terutama para siswa dari beberapa PAUD dan TK yang tengah melakukan field trip ke Candi Joglo.

Kepada Mediajateng.net, Sabtu (2/3/3019) dijelaskan siswa PAUD dan TK dari sejumlah sekolahan yang ada di Kabupaten Grobogan sangat menikmati tarian tersebut.

Sesekali mereka berteriak ketakutan saat penari yang memerankan lakon monyet mendekati para siswa tersebut.

Bahkan, para orang tua dan guru yang mendampingi mereka ikut menikmati momen tersebut dengan mengabadikannya melalui kamera ponsel.

Ambarwati, salah satu orang tua murid ini mengaku kagum dengan kesenian Tari Barong tersebut. Menurut dia, tari ini sangat cantik seperti yang ditunjukkan di daerah asalnya yakni Bali.

“Belum pernah ke Bali. Tetapi sering lihat video tari ini di televisi atau internet. Bagus dan bermanfaat. Bahkan, saya juga baru tahu kalau tarian seperti ini bisa ditonton di Candi Joglo,” kata Ambarwati.

Pertunjukkan Tari Barong ini sebenarnya diadakan setiap hari Minggu atau hari libur Nasional. Namun, tari tersebut ditampilkan di hari biasa bertepatan dengan kunjungan edukasi sekolah tingkat PAUD dan TK. Tarian ini dipertunjukkan untuk menyambut para siswa. Di samping itu, kata dia, pertunjukan ini sekaligus untuk memperkenalkan kepada para siswa sejak dini mengenai budaya nusantara.

“Ini merupakan salah satu budaya nusantara yang kami tampilkan di Candi Joglo ini. Pertunjukkan Tari Barong ini dilakukan anak-anak yang kami latih di sanggar Candi Joglo. Tidak hanya pada saat event kunjungan edukasi saja. Kegiatan ini juga dilakukan setiap hari Minggu dimana kita adakan pagelaran seni budaya nusantara. Bahkan, saat malam bulan purnama, masyarakat bisa datang ke Candi Joglo untuk menikmati program hiburan berupa budaya nusantara di tempat kami,” jelas Muhadi. (Ag-MJ)