Semarang, Mediajateng.net – Ratusan orang perwakilan dari sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara , memadati halaman Gedung Lawang sewu, kawasan Tugu Muda Semarang, untuk memperingati HUT RI ke -73 yang jatuh pada hari ini, Jumat ( 17/8 ). Memilih Lawangsewu karena disinilah menjadi saksi bisu bagi perjalanan perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia.

Mulai dari tempat kantor pusat perkeretaapian saat jaman Hindia Belanda hingga peristiwa pertempuran 5 hari di kota Semarang. Menurut Direktur PT Kereta Api Indonesia , Edi Sukmoro, perjuangan kemerdekaan ini tidak lepas dari keberadaan sosok bangunan Lawangsewu.

“Kesempatan ini juga kami gunakan untuk mengenalkan program Siswa Mengenal Nusantara yang didukung sebanyak 128 BUMN seluruh Indonesia. Diharapkan siswa mencintai secara menyeluruh kekayaan Nusantara dengan tidak terkotak – kotak. Melihat secara langsung kekayaan heritage di Lawangsewu, harapannya mereka dapat semakin melestarikan.” tambah Edi saat memberikan keterangan usai gelaran upacara HUT RI ke – 73

Program Siswa Mengenal Nusantara adalah merupakan program pertukaran 38 siswa di provinsi Jawa Tengah dengan 33 siswa asal Provinsi Kalimantan Barat untuk saling mengenal budaya kekayaan lokal masing – masing wilayah. Tak tanggung – tanggung, untuk mendukung terselenggaranya program ini, PT Kereta Api Indonesia pun memberikan support dana CSR mencapai angka kurang lebih  Rp. 899.323.260,- .

“Setiap tahun ada sekitar 100 siswa yang ikut bergabung dalam program Siswa Mengenal Nusantara ini. Dari tahun lalu mencapai 650 siswa, pada tahun 2018 ini sudah ada sekitar 852 siswa yang tergabung didalamnya. Kami berharap, jumlahnya akan mampu mencapai target hingga seribu siswa yang ikut bergabung.” demikian tutup Rini Widiastuti, selaku Asisten Pelayanan Hukum, PT Kereta Api Indonesia.

Diluar program Siswa Mengenal Nusantara, pada perayaan HUT RI ke – 73 kali ini, PT Kereta Api Indonesia juga memberikan bantuan dana CSR sebesar satu milyar rupiah bagi pembangunan fasilitas MCK di 10 kecamatan wilayah Kabupaten Demak, Program Taman Baca di SMK Negeri Jawa Tengah sebesar 52 juta rupiah, dan sebesar 200 juta rupiah untuk pengembangan prasarana dan sarana di dua kecamatan wilayah Kabupaten Demak.