Semarang-mediajateng.net

Dua orang pemuda mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, terkait perampasan Sepeda Motor yang terjadi di Jalan Pandanaran Sabtu (1/4) sekira pukul 22.10 yang dilakukan oleh 7 orang yang mengendarai 4 motor

Korban diketahui bernama Aigun (19) Warga Oku Timur, Sumatera Selatan yang tinggal di runah majikanya Jalan Kurantil IV , Krapayak Semarang Barat. Sedangkan rekanya yang membonceng bernama Alan yang merupakan waega Martapura. Kedua pemuda saban harinya berprofesi sebagai penjual perabot rumah tangga.

Dari penuturan Aigun menyebutkan peristiwa itu bermula saat keduanya hendak menonton konser di lapangan Kalisari Semarang. Sesampainya di Trafick Light Puri Anjasmoro, keduanya bertemu dengan rombongan pemuda lainya.

“Mereka naik empat motor mas, disamping saya mbleyer mbleyer . Trus saling pandang. Saya dikejar hingga dipepet di kawasan Jalan Pandanaran atau tepatnya di depan Runah makan padang Kami berdua dikeroyok. Tiba tiba ada yang ngeluarin Pistol. Saya langsung lari ke arah Tugumuda. Itu salah satu pelaku atau bukan saya kurang tau,”ungkap Aigun saat dimintai keterangan Polisi.

Dari kejauhan, menurut Aigun sepeda motor Yamaha Yupiter warna merah dengan nomor Polisi H 2807 AG milik majikanya itu didorong oleh para pelaku yang berjumlah kurang lebih 7 orang. Padahal kunci kontak masih berada ditangan korban.

“Enggak saya kejar pak, karena masih takut ada yang ngeluarin pistol, saya langsung melarikan diri dan tanya kantor polisi dimana,” imbuhnya

Mendapat laporan dari korban, beberapaa anggota piket reskrin langsung melakukan penyisiran di tkp, dan menanyakan saksi saksi yang ada di tkp nanun sudah tak mendapati gerombolan yang merampas motor korban . ( MJ-303)