SEMARANG, Mediajateng.net – Meski tidak menggunakan bensin atau pun solar yang telah turun harga, manajemen PT KAI memutuskan menurunkan harga tiketnya. Ada empat kereta di wilayah DAOP IV yang menetapkan kebijakan tersebut.
Empat KA tersebut adalah KA Maharani EKonomoi, KA Tegal Ekspres, Matramaja, dan KA Brantas. “Turunnya tarif KA ekonomi menunjuk pada Permenhub RI no PM 23 tahun 2016 tentang tarif angkutan kereta api, sehingga imbasnya ada 20 KA yang tarifnya turun. Sementara untuk Daop 4, ada empat KA yang mengalami penurunan tarif,” kata Eksecutive Vice President (EVP) Daop 4 Semarang Andhika Tri Putranto, kemarin.
Dirinya menjalaskan jika KA Maharani jurusan Surabaya Pasar Turi – Semarang Poncol, dan KA Tegal EKspress jurusan Pasar Senen – Tegal untuk kelas ekonomi mengalami penurunan sebesar seribu rupiah dari harga sebelumnya yakni Rp 40 ribu. Sementara untuk KA Matarmaja jurusan Malang – Semarang – Pasar Senen turun dari Rp 111 ribu menjadi Rp 109 ribu. “ KA Brantas juruan Kediri – Semarang – Pasar Senen turun dari Rp 86 ribu menjadi Rp 84 ribu, penurunan tarinya memang tidak sama antar satu KA dengan KA yang lain,” ungkapnya.
Dengan adanya penurunan tarif tiket KA, dirinya berharap agar animo masyarakat untuk menggnakan moda transportasi kereta api semakin meningkat sehingga bisa mengurangi beban jalan dan mengruangi kecelakaan di jalan raya.
Turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan Pemerintah awal April lalu, berdampak pada turunnya harga tiket kereta api (KA) di Jawa dan Sumatera sekira 2-5 persen untuk 20 KA kelas ekonomi. Seperti diketahui pemerintah memutuskan penurunan harga BBM jenis premium dan solar masing-masing Rp 500 per liternya. (MJ-65)

Comments are closed.