SEMARANG, Mediajateng.net – Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono didampingi Pangdam IV/Diponegoro serta Gubernur Ganjar Pranowo memimpin apel Konsolidasi Kebhinekaan di lapangan Simpang lima, Senin (28/11), menjelang demo jilid 3 di Jakarta yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 2/12 mendatang.

Dalam apel konsolidasi tersebut Kapolda mengeluarkan maklumat terkait pelaksanaan demo tersebut.  Ada Empat point penting yang harus dipatuhi oleh pengunjuk rasa diantaranya pada poin tiga yang terdiri dari 5 item yaitu masyarakat Jawa Tengah tetap melaksanakan unjuk rasa di kabupaten/kota saja .

“Para pengunjuk rasa harus mematuhi UU no 9 yaitu pelaksanaan unjuk rasa dibatasi mulai pukul 06.00 sampai dengan 18.00. Pengunjuk rasa saya hatapkan untuk tidak menganggu ketertiban umum seta menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Condro Kirono.

Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung langkah Kapolda Jateng dalam pengeluaran Maklumat tersebut diantaranya akan menindak tegas pemeberi fasiltas sarana dan prasana termasuk pemberian sarana transportasi.

“Saya akan menindak tegas bagi pemberi fasilitas dalam hal ini yang memberi fasilitas transportasi berupa Bus. Sangsinya tegas, apalagi jika ada pelanggaran Trayek,” ungkap Ganjar Pranowo.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Jaswandi, pihaknya akan membackup secara penuh di 35 kabupaten/kota Se Jateng.

“TNI akan backup 4 SSK pasukan di segiap kabupaten kota, innyinya TNI mendukung maklumat dari Kapolda. Untuk Masyarakat jateng dihimbau untuk mematuhinya,” tegas Jaswandi.  (MJ-303)

Comments are closed.