DEMAK, Mediajateng.net – Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, mengajak seluruh komponen bangsa agar mencintai TNI dan Polri.

Habib Luthfi juga berpesan agar rakyat Indonesia menjaga wibawa TNI – Polri. Pasalnya, jika TNI – Polri sudah tidak memiliki wibawa lagi, maka negara Indonesia juga akan kehilangan wibawanya.

“TNI dan Polri adalah dari rakyat. Anak kandung rakyat. Anak kandung bangsa ini. Karena itu, TNI dan Polri harus kita jaga wibawanya. Ini harga mati, ” kata Habib Luthfi saat mengisi pengajian akbar dalam rangka memperingati HUT TNI ke 73, di Alun – alun Demak, Rabu (9/10/2018) malam.

Acara puncak peringatan HUT TNI itu, dimeriahkan dengan grub rebana Azzahir dan dihadiri oleh Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm Moch Erwansjah, Dandim 0716/Demak Letkol Infantri Abi Kusnianto, Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo ,
KH. M. Sholhin Jaelani dari Jakarta, Habib Ali Zaenal Abidin Asegaf dari Pekalongan serta Forkominda Demak.

Dihadapan puluhan ribu umat muslim dari berbagai wilayah itu, Habib Luthfi mengatakan bahwa TNI dan Polri dilahirkan dari tetesan darah dan daging setiap anak bangsa ini. Barang siapa menyakiti TNI – Polri berarti mereka sama juga menyakiti rakyat Indonesia sebagai orangtuanya.

“Saya melihat antusias warga Demak luar biasa. Demak jadi lautan manusia. Berarti warga Demak sangat mencintai TNI dan Polri. Kita harus ikut handarbeni (rasa memiliki), ” ujarnya.

“Apakah semua yang hadir disini cinta TNI dan Polri?”tanya Habib Luthfi.

“Cintaaaa, ” jawab hadirin kompak.

Menurut Habib Luthfi, fanatisme bangsa Indonesia terhadap TNI, Polri dan ulama menjadi kekuatan yang luar biasa, karena itu jangan sampai terpecah belah dan mudah termakan hoax.

“Jaga dan hormati putra putri kami (TNI – Polri) , sehingga bisa terus membentengi bangsa ini dan memagari negara ini demi terwujudnya ketahan dan stabilitas nasional, “pesannya.

“Sekali lagi, mari kita jaga wibawa TNI dan Polri, jangan sekali sekali mengotak atiknya,” pungkasnya.