GROBOGAN, Mediajateng.net – Tindakan aneh dilakukan Tugiyono (43) pelaku pembunuhan
Endang Listyowati (40) guru sekolah dasar yang juga istrinya sendiri,
Minggu  (27/11/2016) malam. Pembunuhan, dilakukan di rumahnya sendiri di Dusun Bebes, Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten
Grobogan, Jawa Tengah sesaat setelah korban pulang dari kerja.Dalam pelariannya, tersangka yang menancapkan gobang tiga kali ke
dalam perut korban sempat menanyakan kondisi istrinya.
“Pelaku sempat menelpon tetangga dan keluarganya menanyakan kondisi
istrinya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Grobogan, Ajun Komesaris Polisi
(AKP) Eko Adi Purwanto, menirukan keterangan salahsatu saksi, Senin
(28/11/2016).

Atas pertanyaan kondisi korban, oleh saksi, kendati korban sudah
tewas, namun oleh saksi dijawab jika kondisi korban baik dan masih
dalam perawatan. Inisiatif pemberian kabar baik, dilakukan pihak
keluarga dengan harapan menghindari tindakan nekat lebih lanjut.

Tersangka juga menanyakan
terkait keberadaan polisi di lokasi kejadian. “Dari keterangan saksi,
saat lari pelaku hanya membawa senjata yang digunakan melakukan tindak
kejahatan. Mungkin tersangka yang lari tidak bawa modal hendak pulang
untuk mengambil modal atau pakaian sehingga mengecek keberadaan
petugas dilapangan,” tambah dia.

Endang Listyowati (40), guru sekolah dasar negeri (SD N 1) Putatsari,
Kecamatan Grobogan, Jawa Tengah, tewas ditangan Tugiyono (43) suaminya
sendiri setelah ditebas gobang dibagian perut. Endang, yang baru
pulang dari pelatihan di Kota Solo, langsung didamprat suaminya dan
menjadi sasaran kemarahan sang suami yang berprofesi sebagai kernet
angkutan umum.
Korban, tewas dengan tiga luka dibagian perut.
Nahasnya, pembunuhan sadis tersebut, dilakukan di depan dua anak
perempuan korban. Akibatnya, kedua anak mengalami trauma dan perlu
pendampingan khusus. (MJ-079)

2 KOMENTAR

Comments are closed.