GROBOGAN, Mediajateng.net- Pegawai Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Grobogan dikejutkan dengan kondisi gudang penyimpanan arsip kantor dalam kondisi tidak wajar, Senin (11/2/2019).

Pasalnya, salah satu jendela di gudang yang terletak di sisi timur kantor utama DPPKAD ini, dalam kondisi sudah terbuka.

Gudang yang meminjam ruangan milik kantor Koperasi Praja Sejahtera, tepatnya di lantai II tersebut sengaja dipinjam oleh pihak DPPKAD untuk menyimpan berkas.

Dimana, dalam kejadian tersebut ada beberapa tumpukan berkas penting yang hilang digondol maling.

Mendapatkan laporan dari DPPKAD Grobogan, Kanit Reskrim Polsek Purwodadi Iptu Ketut Sudiarta langsung mendatangi lokasi kejadian untuk diadakan pemeriksaan. Pihaknya juga dibantu tim Inafis dari Polres Grobogan.

Peristiwa ini diketahui kali pertama oleh seorang pegawai DPPKAD yang hendak mengambil berkas. Saat membuka pintu, ia melihat banyak berkas yang berserakan.

Menurut keterangannya, kondisi tumpukan berkas tersebut sebelumnya sudah tertata rapi.

Pegawai tersebut kemudian melakukan pengecekan lagi di sudut-sudut ruangan gudang tersebut. Dan ditemukan salah satu jendela dalam kondisi sudah terbuka. Ia segera melaporkannya kepada pimpinan dan diteruskan ke Polsek Purwodadi.

Iptu Ketut Sudiarta dalam pemeriksaan tersebut mengungkapkan, pelaku masuk ruangan dengan merusak engsel jendela. Adapun barang-barang yang hilang yakni berkas milik bidang keuangan dan perbendaharaan.

“Modus yang digunakan, pelaku masuk ke ruangan ini melalui jendela. Pelaku merusak pengunci jendela dengan cara mencongkelnya. Didapatkan juga keterangan bahwa arsip-arsip bagian pembendaharaan dan keuangan hilang,” jelas Ketut.

Dijelaskan Iptu Ketut, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Seluruh saksi-saksi dan pihak DPPKAD juga dimintai keterangan untuk mengetahui titik terang dari kasus tersebut.

“Kami belum bisa memberikan keterangan lebih banyak karena masih melakukan pemeriksaan lokasi dan perlu meminta keterangan sejumlah saksi. Untuk kerugian kami belum bisa memperkirakan karena barang yang hilang hanya berupa arsip-arsip saja,” papar Iptu Ketut kepada para wartawan. (Ag-mj)

Berita juga bisa dibaca di Grobogannews.com