GNPK RI: Hukuman Mati Pantas Buat Koruptor!

34

PEKALONGAN, Mediajateng.net – Wacana hukuman mati bagi koruptor yang selama ini masih menjadi bola liar, mendapat dukungan posistif dari aktivis antikorupsi Gerakan Nasional Penanggulangan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI).
Ketua Umum GNPK RI Basri Budi Utomo mengungkapkan bahwa untuk menangani sebuah kejahatan khusus diperlukan pula tindakan secara khusus. “Karena korupsi menjadi momok bangsa kita, GNPK RI mendukung terselenggarakannya hukuman mati bagi koruptor sebagai efek jera,” tegas Basri dalam Halal Bihalal di rumah pergerakan jl Teratai, Kota Pekalongan. Rabu (13/7).
Bagi GNPK RI, selama ini efek jera dari hukuman yang berlaku tidak cukup mempan untuk mengahalau tindak kejahatan korupsi. “Selain itu memang penyadaran akan tindak pencegahan laku koruptif juga perlu gencar dikampanyekan seluruh elemen bangsa,” kata dia.
Sampai saat ini, GNPK RI terus melakukan pengawalan pada sejumlah kasus korupsi di semua daerah hingga tuntas, dan selalu berusaha memberikan penyadaran efek jera bagi pelakunya. “Saya sangat setuju dengan wacana hukuman mati bagi para pelaku korupsi, hukuman itu sangat pantas bagi mereka,” tegas Basri.
Menyikapi sejumlah kasus korupsi khususnya di Jawa Tengah, Ketum GNPK RI mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum bahkan meminta aparat penegak hukum untuk memproses kasus korupsi yang saat ini tengah ditangani. Pihaknya siap bermitra dengan aparat penegak hukum demi terciptanya Jawa Tengah bebas korupsi. “Jangan sampai aparat penegak hukum kalah dengan koruptor. GNPK RI siap mengawal, agar para koruptor tidak lolos dari jeratan jeruji besi,” imbuhnya
dalam Halal Bihalal tersebut, hadir sejumlah pimpinan daerah antara lain GNPK RI Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sumatra Barat, Lampung, Irian Jaya, Dll. (MJ-089)

Comments are closed.