Gerindra : Pembangunan Sekolah Alihkan Saja Ke Dinas Lain

SEMARANG, Mediajateng.net – Permasalahan atap SD roboh, menjadi perhatian serius kalangan anggota dewan.

Khualitas pembangunan gedung oleh dinas pendidikan sebagai penyelenggara pendidikan, dinilai perlu dipertimbangkan untuk dialihkan.

Fraksi Gerindra DPRD Kota Semarang, secara tegas mengusulkan anggaran untuk pembangunan sekolah dasar (SD) tidak lagi dikerjakan Dinas Pendidikan. Namun, diserahkan ke dinas teknis.

Usulan ini muncul lantaran dinilai sekolah yang belum lama direhap, namun 60 persen bangunan SD di Kota Semarang dalam kondisi rusak.

“Agar nantinya juga tidak ada lagi atap bangunan sekolah roboh seperti kejadian yang dialami SDN Palebon 01,” ungkap anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Semarang, Abdul Majid, kepada Mediajateng.net, Rabu (15/1).

Abdul Majid menjelaskan dalam dinas teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Dinas Tata Ruang (Distaru) lebih kompeten membidangi urusan pembangunan gedung. Sedang, dinas pendidikan seharusnya lebih konsentrasi pada khualitas pendidikan.

“Lebih baik Dinas Pendidikan fokus pada pengembangan mutu dan kualitas guru atau tenaga pendidikan saja,” katanya, kepada Mediajateng.net.

Abdul Majid berharap robohnya atap bangunan SD tidak terulang lagi dan juga jumlah bangunan SD rusak menjadi berkurang.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, atap empat ruang kelas SDN Palebon 01 Semarang roboh pada Selasa (7/1) dini hari. Dinas Pendidikan Kota Semarang menyebut atap yang roboh tersebut dibangun empat tahun lalu yakni tahun 2015.

“Dibangun tahun 2015, ini dengan baja ringan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri di lokasi kejadian, Jalan Panda Raya No 5, Palebon, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Selasa (7/1).

Gunawan menyebutnya peristiwa ini sebagai musibah. Dia memastikan akan segera ada perbaikan. (ot/mj)