PURBALINGGA, Mediajateng.net – Malang nian nasib Marjuki (70) warga Desa Sidareja RT 4 RW 2, Kecamatan Kaligondang, Purbalingga. Berniat mencari nafkah, dia justru tewas terjatuh dari pohon kelapa.

Senin (19/2) sore, cuaca di Sidareja gerimis. Hal itu tak membuat Marjuki yang setiap hari mencari nafkah sebagai penderas nira, mengurungkan niat untuk memanjat pohon kelapa.

Belum ada hasil yang didapat Marjuki. Padahal jam sudah menunjukkan pukul 16.00. Tak selang lama, Madsukir melintasi kebun di mana Marjuki biasa memanjat pohon kelapa.

Bruuuk!!!

Sekejapan mata, Madsukir mengira bahwa yang terjatuh bukanlah buah kelapa, namun hanya pelepahnya.

“Tapi jika pelepah kelapa, kenapa bunyinya seperti pohon kelapa bahkan lebih keras lagi,” kata Madsukir.

Karena penasaran, Madsukir menuju sumber suara benda jatuh tadi. Madsukir kaget, ketika menemukan jasad tergelatak tidak jauh dari pohon kelapa.

“Ternyata itu pak Marjuki. Dan saya baru memastikan bahwa tadi yang jatuh adalah pak Marjuki,” katanya.

Tidak lama berselang Madsukir berteriak meminta tolong pada tetangga. Warga pun berduyun-duyun mendekat, sejurus kemudian mengangkat jasad Marjuki ke rumah anaknya. Dan sebagian warga segera melapor ke kepolisian.

Anggota Polsek Kaligondang Polres Purbalingga segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Kaligondang AKP Imam Hidayat mengatakan mendapati laporan kejadian, pihaknya langsung mendatangi lokasi. Selanjutnya melalukan pemeriksaan TKP dan korban serta meminta keterangan sejumlah saksi.

“Diketahui, peristiwa korban jatuh dari pohon kelapa terjadi pada pukul 16.30 WIB. Korban pertama kali ditemukan oleh saksi bernama  Madsukir (52) yang saat itu melintas di sekitar tempat kejadian,” tandasnya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, selanjutnya jenazah korban kita aerahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata kapolsek.

Dengan adanya kejadian tersebut, kapolsek mengimbau kepada warga agar lebih berhati-hati saat akan mengambil sadapan nira pada pohon kelapa. Warga hendaknya memperhatikan cuaca, saat gerimis atau hujan sebaiknya tidak melalukan aktivitasnya. Hal itu untuk mencegah peristiwa serupa terulang kembali.

6 KOMENTAR

Comments are closed.