Gedung dari Jateng untuk Sulteng

0

SULTENG, Mediajateng.net-
Sulawesi Tengah sebagai titik pusat gempa terbesar dan dengan frekuensi paling sering terjadi selama 2019, kembali menjadi perhatian masyarakat Jawa Tengah.

Pemulihan kembali fasilitas pendidikan, ibadah bahkan gedung panti, didirikan dengan hasil donasi warga Jateng yang terkumpul atas semangat kebersamaan, kesatuan, cinta dan saling memiliki.

Bangunan berupa bangunan sekolah, madrasah, masjid dan panti asuhan di serahkan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu pagi (29/1).

“Untuk ke 3 kalinya saya mengunjungi Sulteng. Alhamdulillah kali ini meresmikan bantuan masyarakat Jateng yang dihimpun melalui Palang Merah Indonesia Jawa Tengah,” kata Ganjar saat sambutan peresmian.

Penyerahan, juga dihadiri Asisten Administrasi Umum, Hukum dan Organisasi Gubernur Sulteng Mulyono, Bupati Sigi Irwan Lamata, dan Bupati Donggala Kasman Lassa.

Gubernur mengungkapkan Provinsi Jateng tidaklah kaya harta, namun kaya hati.

“Kaya hati itu penting, peduli sesama, tanpa mengenal perbedaan agama maupun pandangan politik. Kami membantu demi kemanusiaan dimanapun ada saudara kita tertimpa musibah atau bencana, seperti di Jabodetabek awal tahun ini,” katanya.

Terkait pendidikan, Gubernur juga berpesan agar guru menanamkan karakter berbangsa dan bernegara serta mencintai sesama.

“Mengamalkan Pancasila ya seperti ini, memberi bantuan kemanusiaan, membangun sekolah, madrasah, masjid dan panti asuhan. Jangan malah saling mencari kesalahan atau mencaci meski melalui media sosial, saat ada bencana,” pesannya.

Ketua PMI Jateng Imam Triyanto mengatakan bahwa bantuan ini dikumpulkan PMI Jateng bekerjasama dengan Suara Merdeka selama sebulan, paska bencana melanda Sulteng.

“Alhamdulillah terkumpul Rp 3,6 Milyar, dari berbagai elemen masyarakat di Jawa Tengah,” katanya.

“Dan saat ini dapat diwujudkan untuk merenovasi atau membangun di wilayah Palu, Sigi dan Donggala. Di Sigi yaitu MTs. Alkhairaat Biromaru-Sigi, TK Harapan Bangsa & TK Al-Amanah di Desa Jono Oge – Sigi, Masjid Rahmatullah Lonja & Masjid Tarbiyatul Quran. Di Palu yaitu SD Nurul Islam Taweli dan Panti Asuhan Al – Insan Petobo. Dan MI Nahdlatul Khairaat Desa Labuan Lelea-Labuan, Kabupaten Donggala,” jelas Imam saat melaporkan dalam peresmian.

Asisten Administrasi Umum, Hukum dan Organisasi Gubernur Sulteng Mulyono mengatakan rasa terimakasih kepada masyarakat Jawa Tengah atas semua kepedulian dan bantuan selama ini.

“Kami pemerintah dan Sulawesi Tengah mengucapkan terima kasih dan semoga dengan bantuan yang diberikan dapat membuka pintu-pintu rejeki dari langit dan berlimpah berkah,” katanya saat membacakan sambutan Gubernur Sulteng.mj/070