GROBOGAN, Mediajateng.net- Seorang pemuda berjenis kelamin laki-laki tewas setelah tersambar KA. Pria yang belakangan diketahui bernama Rifai ini ditemukan dengan luka mengenaskan di sekujur tubuhnya. Terutama di bagian kepala.

Dari informasi yang dihimpun, pria asal Dusun Kayen RT 03 RW 12 Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon tersebut tengah berada di pinggir rel KA, Rabu (2/1/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Dari arah barat, datang KA barang dengan nomor loko 2061329 yang dikemudikan masinis Jainuddin (32) menuju ke timur. Saat itu, Jainuddin melihat korban tengah menggunakan ponsel dan kedua telinga terpasang headset duduk menghadap ke selatan.

Jainuddin membunyikan klakson kali pertama dengan maksud agar korban segera keluar dari badan rel. Namun, korban terlihat tidak peduli. Diduga, korban tidak mendengar klakson KA tersebut. Jarak semakin dekat, masinis kembali menyalakan klakson. Dua kali klakson dibunyikan, korban tak juga beranjak dari rel tersebut. Nahas, korban akhirnya tersambar KA tersebut.

Kereta pun berhenti sejenak pasca kejadian tersebut di pos perlintasan palang pintu penyeberangan rel KA berjarak sekitar 200 meter dari TKP. Jainuddin turun dan memberitahukan penjaga palang, Yuni Sugiarto bahwa ada orang tertabrak KA. Mendapat laporan tersebut, Yuni bersama warga sekitar mencari korban. Mereka menemukan korban terseret sekitar 50 meter dari TKP dan kondisinya sudah tak bernyawa.

Insiden tersebut dilaporkan ke Polsek Panunggalan. Kapolsek Panunggalan AKP Wibowo bersama Kanit Reskrim dan anggota lainnya serta tim medis dari Puskesmas Kradenan.

“Benar telah terjadi adanya seorang pria yang tersambar KA barang. Dari keterangan saksi, korban berada di pinggir rel menghadap ke selatan sambil membawa hp. Korban juga menggunakan headset di kedua telinganya. Diduga, korban tidak mendengarkan suara klakson yang dibunyikan masinis,” terang Kapolsek AKP Wibowo.

Dikatakan juga, dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Kradenan, korban mengalami luka robek di kepala bagian kanan dan patah kaki kanan. “Saat kejadian, korban memakai kaos warna merah dan celana pendek warna biru,” tambah AKP Wibowo.

Usai dilakukan pemeriksaan, jasad korban lalu diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Kapolsek mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar rel agar tidak terjadi kecelakaan serupa saat KA melintas. (Ag-Mj)