GROBOGAN, Mediajateng.net- Ketika kita meminum oplosan arak atau tidak jarang disebut wine jawa, resiko mnimal mabuk, kebutaan bakan kematian seperti yang terjadi di Cicalengka, Kabupaten Bandung yang menewaskan hingga 52 orang.

Namun, karena arak Kasat Sabhara Polres Grobogan, AKP Lamsir malah menerima penghargaan dari Kapolrs Grobogan. Tentu bukan karena minum oplosan arak dicampur berbagai macam jenis mimunan lainnya. Namun, AKP Lamsir mendapat kalungan medali atas prestasi kinerjanya dalam mengungkap dan menyita 240 jerigen arak ukuran 30 liter dan ribyan miras dari berbagai jenis.

Sitaan tersebur termasuk 20 jerigen ukuran 30 liter dan 75 botol ukuran 1,5 liter arak yang dibuat dari industri arak di dusun Plumpungan, desa Banjardowo, kecamatan Kradenan. area industri minuman arak di kawasan dusun Plumpungan, Banjardowo, Kradenan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara bersama TNI/Polri di Mapolres Grobogan, Selasa (17/4/2018). AKP Lamsir menerima penghargaan kategori revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik.

Tidak hanya AKP Lamsir, Bhabinkamtibmas Polsek Geyer Brigadir Septian Arif Hermawan juga menerima penghargaan atas prestasi kinerja dan loyalitasnya dalam membina desa sehingga tercipta keamanan desa. Brigadir Septian sendiri bertugas di desa Suru kecamatan Geyer.

Satu lagi penerima penghargaan dari Kapolres Grobogan yakni Babinsa desa Grobogan Sertu Suyono atas prestasinya mendikung kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di desa tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq mengatakan sinergitas yang tanpa batas antara kepolisian dan TNI harus dipertahankan secara terus-menerus. Bersamaan dengan Hari Kesadaran Nasional, Choiron juga meminta para anggotanya menjaga kerjasama yang telah lama terjalin ini.

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq mengatakan sinergitas tanpa batas kepolisian dan TNI harus

”Ini merupakan wujud komitmen bersama TNI-Polri dalam menjaga dan mengamankan NKRI dari berbagai serangan serta upaya memecah belah bangsa. Jangan sampai Pilgub 2018 yang akan segera tiba ini membuat perpecahan bangsa,” kata Choiron kepada Mediajateng.net, Minggu (22/4/18).

Sementara itu, Kasdim 0717/Purwodadi Mayor Inf Ngatija mengatakan penghargaan yang diberikan pada anggota TNI dari Polres Grobogan merupakan bentuk nyata kerja sama selama ini. Ngatija berharap, penghargaan tersebut memotivasi anggota lain untuk terus melakukan giat bersama di wilayah kerja masing-masing.
”Semoga penghargaan yang diterima Sertu Suyono dapat memotivasi Babinsa di desa lain untuk terus meningkatkan sinergitasnya. Apalagi, saat ini telah mendekati Pilkada 2018. Giat bersama secara rutin harus ditingkatkan,” ujarnya.(agung-mj)