Fraksi Gerindra : Perlu Evaluasi Proyek Pemkot Yang Molor

Semarang, Mediajateng.net, – Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kota Semarang mendorong pemerintah kota untuk mengevaluasi keseluruhan kegiatan proyek fisik yang telah dikerjakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tahun 2019 lalu.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Semarang, Joko Santoso, Selasa (14/1). Pihaknya juga meminta percepatan kegiatan lelang agar proyek pembangunan sesuai dengan target waktu yang diberikan.

Menurutnya, evaluasi ini penting dilakukan oleh Pemkot karena menurut dia dari evaluasi yang ada masih adanya beberapa proyek pembangunan pemerintah yang kurang maksimal. Seperti pembangunan rumah sakit tipe D, di kecamatan Mijen hingga sekarang hanya mencapai 60 persen.

“Termasuk mendorong Pemkot untuk mempercepat lelang proyek pembangunan agar pekerjaan bisa selesai target. Dan meminta Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk berani memberikan sanksi ke pihak ketiga, atau bahkan memblacklist kontaktor yang bermasalah sehingga tidak bisa lagi melaksanakan proyek pemerintah,”ujarnya.

Joko menambahkan, pihaknya juga menyanyangkan dalam proses kegiatan lelang masih mencari pemenang lelang dengan harga terendah, tapi tidak mementingkan kualitas bangunan. Untuk itu, pihaknya meminta dinas teknis terkait dan ULP bisa lebih jeli.

“Idealnya pengerjaan proyek fisik diberikan kepada dinas teknis. Misalnya pembangunan gedung DKK dikerjakan oleh Dinas Penataan Ruang (Distaru). Sehingga tidak diberikan pembangunan fisik kepada dinas non-teknis, seperti pembangunan Puskesmas dan Sekolah tidak dikerjakan oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan,”imbuhnya. (ot/mj)