Jrpara – mediajateng.net

Kepolisian Resor Jepara mengadakan acara Tarling atau Tarawih Keliling yang dihadiri oleh Forkopinda Kabupaten Jepara dan anggota Polres Jepara serta masyarakat sekitar Polres, Rabu (14/6)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bupati Jepara H. Ahmad Marzuki SE, Kajari Jepara, Ketua Pengadilan Negri Jepara, Ketua Pengadilan Agama Jepara, Kasdim 0719 Jepara, Wakil Ketua DPRD Jepara, Sekda Kab Jepara beserta kepala SKPD, Ketua MUI Jepara, Rektor Unisnu Jepara, Ketua PCNU Jepara, Ketua PDM Muhammadiyah Jepara, Ormas GMBI Jepara dan Pemuda Pancasila.

Namun ada yang berbeda pada kegiatan Safari Ramadhan Forkopinda Kabupaten Jepara kali ini, dimana pemberi Kultum adalah Ahmad Chamim Z dari MI Nurul Ilmi, Bategede, Nalumsari. Ahmad merupakan peserta lomba Da’i Cilik Polres Jepara yang meraih predikat juara I.
Dalam Kultumnya, Ahmad membawakan ceramah dengan tema “Pentingnya Hidup Rukun Dalam Rangka Menjaga NKRI”. Dalam ceramahnya, Ahmad menyampaikan materi yang intinya adalah persatuan dan kesatuan bangsa meskipun terdapat perbedaan.

Sebelumnya, Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho SIK dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkenan hadir. Kegiatan ini untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta tali silaturahmi antara masyarakat dan unsur pemerintah.

“Sebelum nya dari Polres Jepara telah melakukan beberapa kegiatan lomba yaitu Dai Cilik dan Adzan. Sekitar 16 hari lagi kita akan melaksanakan hari ulang tahun Polri, harapan semoga Polri bisa menjadi lebih baik,” tutur Yudianto mengakhiri sambutannya.

Usai kegiatan Kultum dari Da’i Cilik, Forkopinda Kabupaten Jepara tampil ke depan panggung untuk berikrar bersama-sama dengan tamu undangan untuk menyatakan bahwa Kabupaten Jepara menolak adanya Paham Radikalisme.

“Kami sepakat untuk saling menjaga dan mewujudkan situasi Kabupaten Jepara yang aman, nyaman dan damai,” tutur Bupati Jepara H Ahmad Marzuki.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, kami menolak segala macam bentuk paham Anti Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Kami akan perangi segala macam tindakan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Peran masyarakat sangatlah penting untuk ikut menjaga NKRI. Mari kita jaga keutuhan NKRI, NKRI Harga Mati!.

Usai Tarawih di Masjid Kholilurrahman Polres Jepara, dilanjutkan Peringatan Malam Nuzulul Qur’an dan penyerahan tropi dan hadiah kepada pemenang lomba Da’i cilik dan Lomba Adzan serta pemberian santunan kepada anak yatim.

Dr Mashudi dalam tausiyahnya menyampaikan, di bulan suci Ramadhan dibagi yaitu 10 hari pertama adalah rahmat, 10 hari kedua magfirah dan 10 hari terakhir merupakan pembebasan dari api neraka. Manisnya iman didapat manakala cinta kepada Allah SWT melebihi cinta dari apapun. Model uzzah dizaman modern sekarang ini yaitu dengan menyelesaikan segala tugas kita dan menjaga diri.Kegiatan Tarling Forkopinda diakhiri dengan Do’a yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Jepara Dr Mashudi (MJ-303)