Semarang – mediajateng.net

Kentalnya secangkir kopi, hangatnya aroma kopi yang keluar begitu diracik, tidak bisa lama – lama kita nikmati. Begitu pula perjalanan Ben & Jody dalam sekuel Filosofi Kopi 2, mereka berdua harus berhadapan dengan berbagai macam konflik, setelah racikan kopi terbaik berhasil mereka ciptakan.

“Alur dalam sekuel kedua ini sangat berbeda dengan Filosofi Kopi, karena alur cerita didalamnya benar – benar harus kami ramu sendiri, termasuk dalam melakukan casting para pemainnya. Dalam film sebelumnya begitu kental dengan kopi itu sendiri. Namun dalam sekuel kali ini sangat kompleks bagaimana hubungan bisnis kopi berkembang.” jelas Chicco Jerikho saat Meet and Greet film Filosofi Kopi 2 bersama Rio Dewanto yang digelar oleh Nasmoco Toyota, di Nest.co.lo.gy, Semarang (17/7).

Pada kesempatan yang sama, Ben & Jody juga berkesempatan mengajak masyarakat untuk melihat bersama film Filosofi Kopi sekuel 2 di XXI Mal Ciputra, untuk menunjukkan bagaimana bisnis kopi itu harus hidup ditangan keduanya. Sekaligus menunjukkan bagaimana film ini menjadi begitu mahal dibandingkan film pertama.

Meski sangat berbeda dalam hal rasa , alur drama, para pemain serta nilai pembuatan. Dalam peluncuran film Filosofi Kopi 2 ini, tetap tidak meninggalkan nilai keberlangsungan serta kelestarian dari kopi itu sendiri. Filosofi Kopi 2 tetap meneruskan tradisi donasi satu tiket nonton yang terkumpul untuk ditukar menjadi satu benih bagi petani kopi di Indonesia.

“Saat ini, dari sekuel kedua , sudah terkumpul 150ribu benih kopi yang siap kami bagikan ke seluruh petani di Indonesia. Harapannya lebih banyak dari film pertama, yang terkumpul sebanyak 350 ribu benih yang sudah kami bagikan untuk petani kopi di lereng Gunung Merapi.” tutup keduanya sebelum menyanyikan lagu ‘Sahabat Sejati’ selayaknya dalam film tersebut (MJ-202)