Grobogan, Mediajateng.net – Proses evakuasi truk yang mengalami kecelakaan di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Senin (5/11/2018) lalu sedikit terhambat. Hambatan ini disebabkan macetnya crane yang dipergunakan untuk mengangkat truk H 1500 MS dari parit.

Truk crane yang didatangkan dari Semarang ini mengalami masalah teknis. Hal ini berakibat kemacetan di jalur Semarang-Purwodadi. Baik dari barat maupun timur. Karena itu, petugas dari Satlantas Polres Grobogan mengalihkan jalur bagi pengendara yang akan melintas dari Semarang menuju Purwodadi atau sebaliknya.

Kanit Laka Lantas Ipda Chandra Bayu Septi mengatakan, crane yang didatangkan dari semarang mengalami masalah pada katrol yang rusak. Akibatnya, kendaraan truk bernopol H 1500 MS masih melintang di tengah jalan.
‘’Truk bernopol L 9651 UV sudah kami evakuasi sebelumnya. Untuk evakuasi truk H 1500 MS ini kami harus mendatangkan crane karena sebagian badan kendaraan masih ke dalam irigasi. Tapi ternyata proses evakuasi ini justru mengalami masalah lantaran crane yang kami gunakan trouble,” jelas Ipda Chandra.

Petugas mengalihkan pengendara dari Purwodadi menuju Semarang melalui jalur Dempet, Kabupaten Demak. Sedangkan, pengendara dari Semarang menuju Purwodadi dialihkan ke jalur Jeketro yang tembus ke Penawangan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, terjadi laka lantas dengan melibatkan dua unit truk box di Jalan Raya Purwodadi-Semarang km 30, tepatnya di Desa Tinanding, Kecamatan Godong. Truk boks H 1500 MS yang mengalami patah as roda belakang bagian kiri pada Senin (5/11/2018) sekitar pukul 02.00 WIB. Ahmad Sarman, sang pengemudi, langsung turun dan membuat tumpukan kayu sebagai penanda untuk kendaraan lain agar berhati-hati saat dekat dengan truknya. Namun naas, tumpukan kayu yang dipasang dengan jarak 6 meter dari kendaraannya ini tidak dilihat jelas Kunari, pengemudi truk lain bernopol L 9651 UV. Hingga akhirnya, tabrakan tidak bisa dihindarkan.

Akibatnya, truk H 1500 MS keluar dari badan jalan dan terperosok hampir masuk ke dalam parit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil dialami kedua truk ini.

Sementara itu, evakuasi kedua truk ini memerlukan waktu lama. Terutama pada evakuasi truk H 1500 MS karena masalah teknis katrol crane yang macet. Terlihat dalam evakuasi tersebut, Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhze Prabawa memimpin jalannya evakuasi tersebut. (Ag-Mj)