Grobogan, Mediajateng.net – Saat ini Indonesia akan menghadapi Pemilu yang akan diselenggarakan 2019 nanti. Hal itu menyebabkan seluruh politisi mempersiapkan diri untuk pesta demokrasi tersebut. Mau tidak mau, energi terkuras untuk menghadapi kegiatan besar tersebut. Terutama beberapa pengurus Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) yang mayoritas menjadi politisi.

Namun hal ini tidak serta merta membuat event olahraga Kejurnas PGSI U-23 ditunda pelaksanaannya. PGSI berkomitmen untuk mengadakan kejuaraan tersebut di Kabupaten Grobogan yang akan digelar 6-9 Desember 2018. Hal itu dikatakan langsung Trimedya Panjaitan, ketua umum PGSI Pusat.

Pria yang juga politisi dari F-PDI Perjuangan ini mengakui, tahun politik ini membuat energi nasional terkuras untuk menghadapi persiapan Pilpres pada April 2019 mendatang. “Namun, PGSI tetap mengadakan kejuaraan nasional kelompok umur untuk menggali potensi atlet guna menghadapi Asian Games 2022 mendatang,” ungkapnya, saat Rakernas Pengurus Pusat PGSI di Hotel 21 Purwodadi, Rabu (5/12/2018).

Acara tersebut diikuti 30 Pengprov PGSI dari seluruh Indonesia dengan ag3nda fokus menyusun rencana dan program menggali potensi atlet seluruh Indonesia. Terutama untuk kelompok umur dibawah 25 tahun, yakni usia remaha SMP dan SMA. Alasannya, kelonpok usia dibawah 25 tahun ini nantinya mempunyai potensi untuk ikut serta dalam Asian Games 2022.

Tahun politik, kata Trimedya, berimbas pada turunnya event kejuaraan nasional gulat. Hal ini dikarenakan banyak anggota dan pengurus PGSI pusat maupun daerah menjadi politisi maupun profesional.

“Namun PGSI pusat tetap memperhatikan kejurnas seleksi umur untuk langkah awal dalam menggali potensi atlet-atlet gulat bertalenta yang nantinya aman dibina dan dipersiapkan pada ajang Asian Games tahun 2022 mendatang,” tambah anggota DPR RI ini.

Dalam kesempatan itu, Trimedya berharap pengurus daerah bisa lebih fokus pada kemampuan atlet lokal ssrta lebih realistis. “Jika berkaca pada Asian Games lalu, atlet Indonesia masih lemah jika bertanding untuk nomor 100 Kilogram atau lebih, ” pungkasnya. (Ag-Mj)