SEMARANG, Mediajateng.net – Petugas unit Resmob Polrestabes Semarang berhasil membekuk empat orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sering beraksi di wilayah Semarang dan Surakarta. Tiga orang ditembak lantaran melawan saat hendak ditangkap.

Ketiga pelaku tersebut, Muhamad Zainuri alias Ambon (35), desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Demak, Daryoso (27), Banyumeneng, Mranggen Demak, Agus Purwanto dan Darmoko keduanya warga, Gentan, Boja Kabupaten Kendal. Keempatnya ditangkap dalam penggerebekan oleh petugas Resmob di daerah Doplang, Ambarawa, Kabupaten Semarang pada hari Sabtu (29/10).

Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji mengungkapan bahwa keempat pelaku ini menjalankan aksinya di kota Semarang dan Surakarta. Korban di  Semarang bernama Bondan Mahardika yang kehilangan dua motor di rumahnya, kawasan Bumi Wanamukti pada hari Selasa 25 Okrober 2016.

“Empat pelaku ini tkp nya berbeda, satu orang di Semarang, tiga orang di daerah Jebres dan Laweyan Surakarta, nantinya kita serahkan ke Polrestabes Solo. Pimpinan kelompok ini Zainuri Alias Ambon, akan kita periksa lagi untuk pengembangan,” tegas Abiyoso saat gelar perkara di Mapolrestabes, Senin (31/10).

Sementara itu dalam gelar perkara, Zainuri alias Ambon memperagakan pencurian di hadapan Kapolrestabes Semarang. Ambon hanya butuh 45 detik untuk mengambil motor.

“Saya butuh 45 detik untuk merusak kunci sepeda motor, saya jual untuk motor matic Rp3,5 juta, uangnya buat biaya sekolah anak saya,” ujar Zainuri saat dimintai keterangan.

Selain menangkap empat pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 14 buah Sepeda motor dari berbagai jenis. Kapolrestabes mengimbau kepada maayarakat yang merasa kehilangan untuk bisa mengecek motor tersebut dengan membawa barang bukti kelengkapan surat. (MJ-303)

1 KOMENTAR

  1. We’ve be shown a very few outstanding material in this article. Definitely worth bookmarking regarding returning to. I ponder just how a whole lot endeavor you set for making one of those outstanding beneficial internet site.

Comments are closed.