Dukung BNN, Pengelola Tempat Hiburan Ikut Cegah Peredaran Narkoba

0

Semarang, Mediajateng.net, – Kegiatan rutin Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng yang menggelar razia di beberapa tempat karaoke di Kota Semarang pada Sabtu (29/2) mendapat dukungan dan apresiasi, salah satunnya dari para pengelola tempat hiburan.

Wakil Ketua Bidang Karaoke Pagersemar, Logam mengatakan, tempat hiburan malam bukan tempat peredaran atau tempat pelampiasan bagi pengguna narkoba tetapi sebagai tempat untuk melepaskan penat dengan menyalurkan bakatnya bernyanyi.

“Kami sebagai pegiat pariwisata hiburan di kota Semarang memberikan apresiasi kepada petugas gabungan BNNP Jateng dalam memberantas narkoba di dunia hiburan,” ujar Logam yang juga pengelola KyuKyu KTV Semarang ini, Minggu (1/3) malam.

Menurutnya, selain untuk melakukan pencegahan peredaran narkoba di tempat hiburan, razia tersebut juga sebagai pembelajaran bagi karyawan untuk tidak macam-macam dengan narkoba.

“Razia petugas gabungan di dunia hiburan malam sebagai upaya pencegahan terhadap peredaran narkoba,” tambahnya.

Senada dengan Logam, Jono, Direktur GAIA Karaoke, Lounge dan Bar juga memberikan apresiasi yang luar biasa atas kegiatan yang dilakukan petugas gabungan BNN Provinsi Jateng.

“Sebagai pengelola karaoke, kami harus menghilangkan image negatif terhadap tempat hiburan malam. Maka kami menyambut baik langkah BNNP Jateng yang masuk ke tempat-tempat hiburan,” ujar Jono.

Jono yang saat ini berada di Mekah juga mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk mencegah masuknya narkoba di GAIA, termasuk melakukan pemantauan terhadap karyawan.

“Kami akan menindak tegas bagi karyawan yang coba-coba dengan narkoba dan hal ini selalu kami ingatkan kepada karyawan,” tandas Jono.

Meski mendapatkan apresiasi, salah seorang pengunjung sebut saja Devi menyarankan kepada petugas untuk merubah gaya dalam razia, tidak terkesan menakutkan.

“Saya sangat menyambut baik razia narkoba di tempat hiburan malam. Cuma dalam razia harus dirubah gayanya. Tidak membuat pengunjung takut atau terksesan menakutkan, sehingga pengunjung  tetap nyaman,” pungkas Devi.

Untuk diketahui, petugas gabungan BNNP Jateng, Polda Jateng, Polrestabes Semarang dan Denpom IV/Diponegoro menggelar razia narkoba di beberapa tempat hiburan malam, Sabtu (29/2).

Dalam razia rutin tersebut petugas mengerahkan sedikitnya 50 personil gabungan yang menyisir tempat-tempat hiburan malam.

Meski tidak mendapatkan barang haram, razia petugas gabungan sebagai pengingat bagi pengelola tempat hiburan dan pengunjung untuk tidak menggunakan narkoba. (ot/mj)