SEMARANG, mediajateng.net, – Perayaan Dugderan di Kota Semarang tahun ini bakal berbeda dari tahun sebelumnya. Dugderan itu sendiri sudah menjadi budaya masyarakat Semarang sebagai tanda menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Pemkot Semarang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bakal menampilkan dugderan dengan sesuatu yang beda yakni warak raksasa setinggi enam meter saat prosesi dugderan digelar pada Sabtu (4/5/).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari mengatakan, gelaran dugderan tahun ini akan menampilkan warak raksasa untuk membuat kesan berbeda dari gelaran sebelumnya. Apalagi biasanya saat tradisi dugderan ini menghadirkan sejumlah patung warak dari setiap kecamatan.

“Kali ini kami akan menghadirkan kejutan berupa warak raksaksa setinggi enam meter. Warak ini merupakan sponsor dari perhimpunan hotel dan restoran Indonesia (PHRI),” kata Iin, sapaan akrabnya, Selasa (23/4).

Iin menerangkan, saat ini warak tersebut saat ini tengah dipersiapkan dan dibuat. Ditanya dimana arak tersebut dibuat dia belum mau membocorkannya.

“Kita tunggu saja dan lihat dalam acara dugderan nanti,” imbuhnya.

Adapun arak-arakan dugderan akan dimulai dari Balai Kota Semarang, menuju Masjid Kauman Semarang, dan dilanjutkan hingga Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

“Prosesinya upacara di Balai Kota, lalu arak-arakan ke Masjid Agung Semarang. Disana ada prosesi sebentar, dilanjutkan ke MAJT dan disambut oleh Pemerintah Provinsi,” bebernya. (ot/mj)