SEMARANG – mediajateng.net

Dina Ika Lestari (23), mahasiswi jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegero Semarang. Warga asal Desa Dersalam, Bae, Kudus akan segera dipanggil oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Semarang. Pemeriksaan tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Famhi Arifan (37), Dosen Fakultas Teknik di kampus tersebut yang dilakukannnya melalui media sosial.

Kapolrestabes Senarang Kombes Abioso Seno Aji mebgatakan bahwa pemeriksaan itu terkait pelanggaran undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang sudah dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang pada Selasa (25/7).

“Yang bersangkutan (Dina-red) akan segera kami spanggil untuk kepentingan pemeriksaan terkait pelaporan tersebut,” ungkap Abi, Jumat (28/7) sore.

Lanjut Abi, pemeeiksaan dilakukan untuk meminta keterangan yang nantinya digunakan sebagai bahan pengembangan kasus tersebut.

“Keduanya akan kami periksa untuk mengetahui kronologis dari keduanya. Keterangan mereka kami kumpulkan untuk bahan pengembangan,” ujarnya.

Kasus tersebut bergulir setelah Fahmi yang menjadi pembimbing Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kampus tersebut tidak memberikan izin kepada Dina untuk mengikuti kegiatan tersebut yang dilaksanakan di Temanggung mulai 4 Juli hingga 4 Agustus 2017.

Langkah tersebut diambil lantaran absensi Dina tidak memenuhi syarat. Dina juga meminta beberapa fasilitas yang tidak sesuai, serta kerap membuat konflik dengan peserta lain. Keputusan yang diambil Fahmi ternyata membuat Dina emosi hingga dia meluapkan kekecewaanya di sejumlah media sosial miliknya, dengan menuliskan kalimat yang kurang berkenan terhadap Fahmi.

Kalimat yang diunggah di medsos dinilai Fahmi telah melecehkan sekaligus mencemarkan nama baiknya. Hingga akhirnya Fahmi memutuskan untuk menyeret Dina ke jalur hukum. (MJ-303)