GROBOGAN, Mediajateng.net- Diduga mengantuk, sopir truk muat jagung pipil menabrak truk lain. Insiden ini terjadi di Jalan Raya Purwodad-Semarang. Tepatnya di depan kantor Pegadaian Godong, Selasa (22/1/2019). Akibat dari insiden ini, satu orang harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kejadian ini bermula ketika truk ekspedisi bernopol AD 1586 YF yang dikemudikan Fenta Zanuari (31) warga Kota Batu, Malang, berjalan dengan kecepatan sedang dari arah Semarang menuju ke Purwodadi. Saat sampai di Desa Godong, ia melihat truk bernopol H 1588 PD yang memuat jagung pipil itu berjalan dari arah berlawanan namun tiba-tiba oleng ke kanan hingga masuk ke jalur lawan.
Zanuari berusaha membanting setir ke kiri sampai ke bahu jalan. Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan tidak bisa dihindarkan.

“Saya sempat banting setir ke kiri agar tidak terjadi kecelakaan. Karena jaraknya sudah dekat, akhirnya tetap terjadi tabrakan,” ujar Zanuari.

Akibat kecelakaan ini, jagung pipil yang diangkut di atas truk yang dikendarai Ardianto Rahayu, warga Patean, Kendal ini pun berserakan ke badan jalan. Insiden ini juga menyebabkan kemacetan lebih dari tiga kilometer.

Pihak kepolisian dibantu BPBD Grobogan bersama warga sekitar langsung melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan. Terutama mengevakuasi sopir Ardianto yang terjepit di kabin truk yang dikemudikannya itu.

Tidak lama kemudian, Ardianto berhasil diangkat dan langsung dilarikan ke rumah sakit Panti Rahayu Yakkum untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.
Kasat Lantas Polres Grobogan melalui Kanit Turjawali Iptu Joko Susilo membenarkan adanya insiden kecelakaan tersebut. Iptu Joko juga menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

“Tidak ada korban jiwa alam kecelakaan ini. Namun, sopir truk H 1588 PD, Ardiamyo Rahayu, langsung dilarikan ke rumah sakit setelah sebelumnya sempat terjepit di kabin truk. Untuk kemacetan dapat diurai dengan sistem buka tutup arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan yang lebih panjang lagi,” tutur Iptu Joko, sapaan akrabnya.

Joko menjelaskan penyebab kecelakaan ini murni karena sopir mengantuk saat mengemudikan kendaraannya. Namun, pihaknya akan memeriksa penyebab kecelakaannya lebih dalam lagi. (Ag-Mj)