Semarang – mediajateng

Kauasa hukum PT Jaya Perkasa Investama Henry Indraguna dalam sidang mediasi mempertanyankan pada tergugat bahwa yang dimaksud dalam pembayaran pengikatan jual beli (PPJB) dibayarkan kepada perusahaan atau pribadi. Hal itu penting mengingat dalam faktanya tergugat membayarkan Pengikatan Jual Beli itu kepada Edy.

Hal tersebut ditanyakan Henry pada saat sidang mediasi Selasa (23/5) di Pengadilan Negri Semarang, terkait terjadinya praktik perjanjian pengikatan jual beli diduga Ilegal yang dilakukan oleh 7 tergugat beserta PT Merdeka Graha Indo. Henry menyebut bahwa gugatan yang dialamatkan kepada Klienya salah alamat

” waktu mediasi saya tanya pembelian itu masuk rekening pribadi atau perusahaan PT Merdeka Graha Indo, dijawab masuk Rekening Pribadi Edy. Kuasa Hukum tergugat 1 juga sudah menyatakan bahwa tidak ada uang masuk dalam rekening perusahaanya, ” Ungkap Henry

Henry juga menambahkan dalam perjanjian PPJB tersebut juga diketahui bahwa uang tersebut harus dibayarkan ke rekening PT Merdeka Graha Indo tapi pada kenyataanya dibayarkan kepada tergugat 2 yaitu Edy, bukan kepada PT Jaya Perkasa Investama.

“Untuk itu sesuai Pasal 1457 KUHPerdata PPJB tidak dibayar harus batal demi hukum,” imbuh Henry

Lanjut Henry, pihaknya juga masih membuka lebar pintu mediasi kepada para tergugat, jika tetap bersikukuh pihaknya akan membawa kasus ini ke ranah pidana

“sudah ada dua tergugat yang menyanggupi mediasi, saya meng-apresiasi semoga tergugat lainya menyusul,” pungkas Henry ( MJ-303)