SEMARANG, Mediajateng.net – Dua orang tahanan Polsek Semarang Utara diketahui kabur dari sel tahanan Mapolsek. Diduga keduanya kabur menggunakan kunci palsu. Mereka  adalah tersangka kasus pencurian dengan pemberatan beberapa bukan lalu.

Dua tahanan yang kabur itu, Dedi Supriadi alias Bobrok (23) warga Jalan Layur Kampung, Kranjangan Besar, Kelurahan Dadap Sari, Kecamatan Semarang Utara dan Muhammad Kalvin Prasetya (18) warga Jalan Petek Kampung Umpres Besar, Kelurahan Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara.

Dari data yang dihimpun, mereka berdua diketahui kabur pada Senin (14/11/2016) pukul 04.00 WIB yang diduga dengan cara membuka gembok penjara dengan kunci palsu saat penjaga lengah. Di sel tahanan itu, sebetulnya ada lima tahanan lainya namun yang kabur hanya dua orang. Hingga Senin (5/12) atau kurang lebih tiga minggu berlalu, dua tahanan kabur itu belum dapat kembali ditangkap.

Saat dikonfirmasi Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji, membenarkan adanya tahanan kabur tersebut.

“Mereka sudah ditembak mati di Jakarta. Saya yang bertanggung jawab. Mereka sudah tidak mau dibina, malah kabur,” ungkap Abi, Senin.

Saat dikonfirmasi Kapolrestabes tak menjelaskan detil bagaimana kronologi kaburnya dua tahanan itu.

“Seingat saya, awalnya dibesuk keluarga, kerabat atau pacarnya begitu. Kalau masalah tahanan kabur, yang tanggung jawab Kapolsek. Kalau soal ditembak matinya, saya yang tanggung jawab,” tegasnya

Sementara itu,  dari pantauan di lapangan beberapa anggota petugas Polsek Semarang Utara termasuk Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) diperiksa petugas Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polrestabes Semarang terkait peristiwa itu.

Dua tahanan yang kabur itu adalah tersangka pencurian toko sembako milik Abdullah (22) warga Jalan Petek Semarang Utara pada Minggu (19/9) dini hari. Mereka bisa ditangkap polisi sekira 4 jam setelah beraksi.

Barang yang dicuri saat itu berupa 33 slop rokok berbagai merek, surat-surat penting, dan uang dalam tas Rp3,5juta, setelah membuka paksa pintu belakang toko milik Abdullah. (MJ-303)

2 KOMENTAR

Comments are closed.