Semarang-mesiajateng.net

Hujan yang mengguyur kota Semarang dengan intensitas tinggi menyebabkan dua rumah di Perum Griya Mandiri kawasan pudak payung, Banyumanik terkena talud yang longsor setinggi 6 meter, Senin (13/2) sekira pukul 20.30. Akibatnya seorang penghuni rumah hatus dilarikan ke RS Hermina, lantaran luka pada ibu jari tangan dan kaki akibat tekena reruntuhan .

Kapolsek Banyumanik Kompol Retno Yuli saat dikonfirmasi mediajateng.net membenarkan peristiwa tersebut. Dari keterangnya didapatkan informasi bahwa ada satu korban yang harus menjalani perawatan di RS Hermina Banyumanik

” Ada satu korban bernama Ikfar (17) yang tinggal blok A1 No 7, Pudak Payung, Banyumanik kota Semarang. Korban yang saat itu sedang makan terkena reruntuhan talud. Ibu jari tangan dan kaki mengalami luka,” ujar Retno saat berada di lokasi kejadian

Lanjut Retno, rumah yang ada di Blok A1 No 7 ini diketahui milik Bisri (43) , sedangkan rumah No 9 milik Revanda Pramudya yang saat kejadian dalam keadaan kosong rusak parah pada bagian kamar mandi lantaran terkena longsoran talud.

“Semua kerusakan sudah kami data. Sedangkan menyangkut ambrol talud dan menjadi tanggung jawab siapa, nanti akan kami selidiki,” pungkasnya (MJ-303)

Comments are closed.